Pemuda Sidoarjo Tewas di Rumah Kontrakan Surabaya Diduga Bunuh Diri

Pemuda Sidoarjo Tewas di Rumah Kontrakan Surabaya Diduga Bunuh Diri

Chilyah Auliya - detikJatim
Rabu, 13 Mei 2026 11:33 WIB
Lokasi kontrakan tempat pemuda sidoarjo ditemukan tewas diduga bunuh diri di Surabaya.
Lokasi kontrakan tempat pemuda sidoarjo ditemukan tewas diduga bunuh diri di Surabaya. (Foto: Chilyah Auliya/detikJatim)
Surabaya -

Warga Kecamatan Gayungan, Surabaya digegerkan temuan jenazah seorang pemuda berjenis kelamin laki-laki berinisial H (20) di sebuah rumah kontrakan. Kematian pemuda yang diketahui berasal dari Sidoarjo itu mengejutkan warga setempat.

Petugas dari Command Center menerima laporan temuan jenazah ini pada Rabu (13/5) pagi pukul 07.50 WIB. Petugas tiba di lokasi dalam waktu 7 menit. Pantauan detikJatim, area rumah sudah terpasang garis polisi demi sterilisasi lokasi kejadian.

Salah satu tetangga korban, Dina tampak sedang menyapu halaman dan merapikan kursi-kursi di teras saat ditemui di sekitar lokasi. Ia menyebutkan bahwa saksi yang mengetahui kejadian sejak awal telah diminta keterangan oleh pihak kepolisian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tadi yang tahu kronologinya dari awal sudah diarahkan ke Polsek Gayungan untuk memberikan keterangan sebagai saksi. Kami kaget karena selama ini tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan," ujar Dina saat ditemui detikJatim, Rabu (13/5/2026).

Pihak kepolisian dari Polsek Gayungan dan Inafis Polrestabes Surabaya langsung melakukan olah TKP dan identifikasi awal. Jenazah pemuda asal Sukodono, Sidoarjo itu segera dievakuasi BPBD Kota Surabaya menggunakan ambulans Dinas Sosial.

ADVERTISEMENT

Saat ini jenazah sudah berada di Kamar Jenazah RS Bhayangkara. Informasi yang didapat detikJatim, pihak keluarga termasuk saksi yang pertama kali menemukan korban sudah berada di RS Bhayangkara Surabaya.

Dina, tetangga korban menambahkan bahwa pihak keluarga cukup terkejut karena selama ini mereka tidak tahu kondisi korban di rumah kontrakan itu. Muncul kekhawatiran dari pihak keluarga mengenai penyebab pasti kematian sehingga keluarga setuju saat polisi menyampaikan rencana autopsi.

"Keluarga dan jenazah sekarang sudah ke RS Bhayangkara. Rencananya memang mau otopsi karena takutnya ini bukan sekadar bunuh diri aja, soalnya keluarga juga awalnya nggak tahu apa-apa, apalagi di sini kan statusnya rumah kontrakan," ungkap Dina kepada detikJatim, Rabu (13/5/2026)

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami bukti-bukti di lapangan dan menunggu hasil pemeriksaan medis lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.




(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads