Dampingi Prabowo Panen Jagung di Tuban, Mensesneg: Pastikan Pangan Kuat

Dampingi Prabowo Panen Jagung di Tuban, Mensesneg: Pastikan Pangan Kuat

Ainur Rofiq - detikJatim
Sabtu, 16 Mei 2026 21:40 WIB
​Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi (Foto: Ainur Rofiq/detikJatim)
Tuban -

Presiden RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kabupaten Tuban, Sabtu (16/5/2026). Dalam kunker tersebut, Prabowo menghadiri acara panen raya jagung yang terletak di Desa Tuwiri, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan agenda hari ini merupakan rangkaian kerja maraton Presiden di wilayah Jawa Timur. Sebelum bertolak ke Tuban, Prabowo terlebih dahulu meresmikan museum hingga meninjau operasional koperasi desa di Nganjuk.

"Hari ini Bapak Presiden ada beberapa agenda. Tadi pagi beliau meresmikan Museum Marsinah di Nganjuk, kemudian melanjutkan untuk meresmikan operasional 1061 Koperasi Desa Merah Putih, dan kemudian melanjutkan penerbangan ke Kabupaten Tuban untuk memenuhi undangan dari Pak Kapolri dengan panen jagung ya, di Kabupaten Tuban," kata Prasetyo Hadi di lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prasetyo menegaskan agenda panen raya ini merupakan komitmen nyata pemerintah dalam memperkuat kedaulatan pangan nasional. Menurutnya, setelah berhasil mencapai swasembada beras pada tahun 2025 lalu, fokus pemerintah kini bergeser untuk mengejar swasembada komoditas pangan lainnya, termasuk jagung.

"Ini salah satu upaya kita, kerja keras kita untuk memastikan pangan kita kuat, pangan kita mandiri. Setelah kita berhasil mencapai swasembada beras di tahun 2025 yang lalu atas kerja keras Pak Mentan beserta dengan seluruh jajaran, kita sekarang mengejar untuk juga swasembada di bidang jagung dan seluruh komoditas pangan lainnya," paparnya.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, Prasetyo juga menyampaikan apresiasi yang tinggi dari pemerintah kepada para sektor penggerak pertanian, terutama para petani yang menjadi ujung tombak di lapangan.

"Tentunya kita menyampaikan apresiasi dan terima kasih, tidak hanya kepada Menteri Pertanian tetapi kepada seluruh petani di seluruh Indonesia. Karena kerja keras para petani kita dapat mencapai swasembada pangan," imbuh Prasetyo.

Saat ditanya mengenai alasan pemilihan Kabupaten Tuban sebagai lokasi panen raya jagung, Prasetyo membeberkan dua faktor utama. Selain karena luasan lahan jagung yang dikelola oleh Polri di Tuban merupakan salah satu yang terbesar, faktor efisiensi rute perjalanan Presiden juga menjadi pertimbangan teknis.

"Ya sebetulnya salah satu yang terbesar, sebenarnya banyak ya, ditanam di banyak tempat oleh Polri. Alhamdulillah hari ini hanya kebetulan yang kita memilih Tuban karena selain yang paling luas, juga masalah kepraktisan ya, karena hari ini Bapak Presiden beragenda di Jawa Timur, kan dari Nganjuk ke Tuban tidak tidak jauh," pungkasnya.




(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads