Jelang Idul Adha, Penjualan Kambing di Lamongan Anjlok

Jelang Idul Adha, Penjualan Kambing di Lamongan Anjlok

Eko Sudjarwo - detikJatim
Sabtu, 23 Mei 2026 18:50 WIB
Penjual kambing Idul Adha di Lamongan.
Penjual kambing Idul Adha di Lamongan. Foto: Eko Sudjarwo/detikJatim
Lamongan -

Menjelang hari raya Idul Adha, penjualan hewan kurban di Lamongan justru mengalami penurunan drastis. Para peternak kambing mengeluhkan lesunya transaksi jual beli yang berdampak langsung pada merosotnya omzet penjualan.

Kondisi tersebut terlihat di kandang peternakan kambing milik Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Tambakploso, Kecamatan Turi. Sejumlah kambing yang telah memenuhi syarat kurban masih belum banyak diminati pembeli meski Idul Adha tinggal menghitung hari.

Sedikitnya terdapat 120 ekor kambing siap jual di kandang tersebut. Namun, hingga kini, baru sekitar 60 persen kambing yang berhasil terjual. Padahal pada periode yang sama tahun lalu, seluruh stok kambing kurban biasanya sudah habis terjual sepekan sebelum Lebaran Idul Adha.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengurus KDKMP sekaligus peternak kambing, Sulistiono mengatakan, penurunan penjualan tahun ini dipicu melemahnya daya beli masyarakat akibat gagal panen yang melanda sejumlah wilayah di Lamongan.

ADVERTISEMENT

"Kalau tahun lalu, seminggu sebelum Idul Adha kambing sudah habis semua, sekarang masih banyak tersisa. Daya beli masyarakat menurun," kata Sulistiono kepada wartawan, Sabtu (23/5/2026).

Tak hanya sepi pembeli, para peternak juga terpaksa memangkas harga jual kambing hingga Rp 500 ribu per ekor agar hewan kurban tetap laku di pasaran dan mengurangi kerugian.

Selain faktor ekonomi, tren masyarakat yang memilih patungan membeli sapi juga dinilai turut mempengaruhi turunnya permintaan kambing kurban. Sebab, sistem patungan dianggap lebih ekonomis dibanding membeli kambing secara individu.

"Warga saat ini lebih memilih untuk patungan membeli sapi. Ini membuat permintaan terhadap kambing menurun drastis karena daya beli masyarakat yang terbagi," ujarnya.

Meski demikian, para peternak tidak tinggal diam. Untuk mendongkrak penjualan, mereka mulai memasarkan hewan kurban melalui media sosial hingga live streaming. Para peternak berharap permintaan hewan kurban masih akan meningkat pada hari-hari terakhir menjelang Hari Raya Idul Adha.




(irb/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads