Nenek-Cucu Korban Tewas Kebakaran di Surabaya Ditemukan Terpisah

Nenek-Cucu Korban Tewas Kebakaran di Surabaya Ditemukan Terpisah

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Selasa, 26 Mei 2026 15:10 WIB
Kebakaran rumah di kawasan Banyu Urip Surabaya tewas 2 penghuni rumah
Kebakaran rumah di kawasan Banyu Urip Surabaya tewaskan 2 penghuni rumahFoto: Dok. Istimewa
Surabaya -

Tragedi kebakaran rumah di kawasan Banyuurip, Surabaya, menyisakan duka mendalam. Nenek dan cucunya yang menjadi korban ditemukan meninggal dunia di lokasi berbeda, diduga saat berupaya menyelamatkan diri dari kepungan api yang membakar rumah dua lantai tersebut.

Sang cucu adalah Muhammad Azzam Rizki Pratama (14), siswa kelas 1 SMPN 46 Surabaya. Sedangkan sang nenek Suamah (72).

Ketua RT8 RW4 Kelurahan Banyu Urip Dian Bagus mengatakan, keduanya ditemukan petugas dalam kondisi meninggal dunia di lokasi terpisah. Sang nenek di kamar mandi lantai 1 dan cucu di lantai 2.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Posisi meninggal Bu Suamah itu di dekat kamar mandi lantai bawah. Cucunya di kamar mandi lantai atas, kondisinya (persis titik meninggalnya) saya belum tahu," kata Dian, Selasa (26/5/2026).

ADVERTISEMENT

Ia mengungkapkan rumah tersebut adalah milik sang nenek. Namun, dihuni oleh anak, cucu, dan penghuni kos.

"Rumah ini milik Bu Suamah. Ditinggali empat jiwa, keluarganya Bu Suamah kemudian ada yang kos di atas, suami-istri. Total ada 6 jiwa saat kejadian," ujarnya.

Dian menerangkan, keseharian Suamah adalah seorang ibu rumah tangga yang baik. Sehari-hari, ia berjualan aneka snack untuk anak-anak.

"Bu Suamah kesehariannya sebagai ibu rumah tangga, dan buka toko kelontong, jualan jajan-jajan, snack," tutupnya.

Sebelumnya, kebakaran hebat melanda rumah dua lantai di kawasan Banyu Urip, Surabaya, Senin (26/5/2026) malam. Akibat peristiwa tersebut, dua penghuni rumah meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Laksita Rini, mengatakan pihaknya menerima laporan pada pukul 22.30 WIB dan langsung menerjunkan 14 unit armada pemadam ke lokasi.

Menurut Rini, lantai satu bangunan digunakan sebagai bengkel motor listrik, sedangkan lantai dua difungsikan sebagai toko sembako sekaligus tempat tinggal. Saat petugas tiba, lantai satu sudah hangus terbakar. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik saat pengisian daya baterai motor listrik yang berbahan lithium sehingga memicu ledakan dan membuat api cepat membesar.

Rumah tersebut dihuni enam orang. Empat penghuni berhasil selamat meski mengalami luka-luka dan telah mendapatkan perawatan medis. Sementara dua korban meninggal dunia dievakuasi ke RSU Dr. Soetomo Surabaya untuk penanganan lebih lanjut.

Rini menyebut kedua korban tewas merupakan nenek dan cucunya. Sang nenek ditemukan di kamar mandi lantai satu, sedangkan cucunya ditemukan di lantai dua. Diduga keduanya terjebak saat berusaha menyelamatkan diri dari kepungan api yang sudah membesar, meski kronologi pasti masih dalam penyelidikan petugas.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads