Disnakkan Trenggalek Temukan Puluhan Kasus Cacing Hati pada Hewan Kurban

Disnakkan Trenggalek Temukan Puluhan Kasus Cacing Hati pada Hewan Kurban

Adhar Muttaqin - detikJatim
Kamis, 28 Mei 2026 22:30 WIB
Cacing pita ditemukan di hewan kurban Trenggalek
Cacing pita ditemukan di hewan kurban Trenggalek (Foto: Istimewa)
Trenggalek -

Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Trenggalek menemukan puluhan kasus cacing hati (Faciola Hepatica) pada hewan kurban. Petugas merekomendasikan agar organ dalam hewan kurban tersebut tidak dikonsumsi.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner, Disnakkan Trenggalek, Ririn Hari Setiani, mengatakan pelaksanaan pemotongan hewan kurban pihaknya menerjunkan 18 tim yang bertugas memantau di 71 tempat penyembelihan.

Secara acak petugas melakukan pemeriksaan post mortem dan ante mortem terhadap ratusan kambing maupun sapi kurban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada pemeriksaan ante mortem, semua hewan dinyatakan sehat, sedangkan pada pemeriksaan post mortem ditemukan kasus Faciola Hepatica dengan jumlah, sapi 34 ekor dan kambing 12 ekor," kata Ririn, Kamis (28/5/2026).

ADVERTISEMENT

Selama pemeriksaan pihaknya tidak menemukan adanya penyakit lain. Dengan hasil tersebut pihaknya memastikan seluruh hewan kurban di Trenggalek layak untuk dikonsumsi.

"Untuk kasus cacing hati yang ditemukan, dagingnya masih layak dikonsumsi. Namun, untuk hatinya kami rekomendasikan untuk dibuang dengan cara dikubur," jelasnya.

Pihaknya mengaku masih akan melakukan pemantauan penyembelihan hewan kurban hingga hari tasyrik usai. Petugas juga memastikan kesiapannya jika diminta masyarakat untuk melakukan pemantauan di lokasi penyembelihan.

Sementara itu dari hasil pendataan Disnakkan jumlah hewan kurban yang disembelih hingga hari kedua Iduladha sebanyak 784 ekor sapi dan kambing.

"Rinciannya sapi jantan 110 ekor, sapi betina 50 ekor, kambing jantan 555 ekor, kambing betina 17 ekor, domba jantan 49 ekor dan domba betina 3 ekor," jelasnya.

Proses pemotongan hewan kurban mayoritas dilakukan di lingkungan masing-masing, sementara itu sisanya disembelih di Rumah Potong Hewan (RPH) Trenggalek.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads