Tiga jemaah haji asal Kabupaten Blitar meninggal dunia di Makkah. Ketiganya yakni Muhadi (85) warga Wonodadi dan Komarudin (85) warga Udanawu dan Multadzamah (56) warga Kecamatan Kanigoro.
Hal itu disampaikan oleh Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Blitar, Purnomo. Ia menyebut tiga jemaah yang meninggal seluruhnya warga Kabupaten Blitar.
"Dua jemaah haji meninggal pada Sabtu (30/5) atas nama Muhadi (85) warga Wonodadi dan Komarudin (85) warga Udanawu. Sementara jemaah Multadzamah (56) warga Kecamatan Kanigoro meninggal Senin (1/6)," katanya saat dikonfirmasi detikJatim, Rabu (3/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Muhadi dan Komarudin merupakan jemaah haji kloter 107. Sedangkan Multadzamah jemaah haji dari kloter 108.
Purnomo menjelaskan, ketiga jemaah haji itu meninggal akibat sakit, karena sudah berusia lanjut. Ketiganya meninggal usai mengikuti aktivitas atau salah satu ibadah haji. Rencananya, ketiga jemaah haji yang meninggal itu akan dimakamkan di Makkah.
"Seluruhnya meninggal saat kembali di hotel, untuk istirahat. Kemudian merasa nggak enak badan, akhirnya tidur dan tahu-tahu meninggal. Mereka sakit karena usianya sudah sepuh, tidak ada penyakit serius," jelasnya.
Sementara itu, kondisi jemaah haji lainnya, Purnomo menyebut seluruh jemaah haji dari Kota dan Kabupaten Blitar telah melaksanakan wafifadoh (penyempurnaan haji). Termasuk jemaah yang menggunakan kursi roda dengan pendamping juga telah melakukan ibadah tersebut.
Lanjut Purnomo, jemaah haji asal Blitar dijadwalkan akan kembali ke tanah air pada 28-29 Juni 2026.
"Untuk jemaah haji kloter 106 akan tiba di Surabaya pada 28 Juni, kemudian yang kloter 107, 108, dan 109 pada 29 Juni. InsyaAllah akan pulang sesuai dengan jadwal, mohon doanya," tandasnya
(irb/hil)