Kemensos Gelontorkan Bantuan Rehabilitasi Sosial di Tulungagung

Kemensos Gelontorkan Bantuan Rehabilitasi Sosial di Tulungagung

Adhar Muttaqin - detikJatim
Rabu, 03 Jun 2026 22:30 WIB
Kemensos salurkan Bantuan ATENSI kepada ratusan penerima di Tulungagung
Kemensos salurkan Bantuan ATENSI kepada ratusan penerima di Tulungagung. (Foto: Adhar Muttaqin/detikJatim)
Tulungagung -

Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kepada ratusan penerima manfaat di Tulungagung. Nilai banguan mencapai Rp 284 juta.

PIC Kemensos Fitri Wulandari, mengatakan penyaluran bantuan di Dinsos Tulungagung tersebut terbagi menjadi lima kategori, rinciannya bantuan atensi lanjut usia Rp 61.110.000 untuk 30 penerima manfaat, bantuan atensi disabilitas Rp 82.869.000 untuk 35 orang, bantuan atensi anak Rp 62.130.000 untuk 30 orang.

"Kemudian bantuan atensi odhiv Rp 14.301.000 untuk enam orang dan bantuan atensi kelompok rentan Rp 50.925.000 untuk 25 penerima manfaat," kata Fitri, Rabu (3/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penggelontoran bantuan yang disalurkan oleh UPT Kemensos Sentra Terpadu Kartini Temanggung tersebut diwujudkan berupa perabot dan peralatan penunjang kegiatan sosial, di antaranya sepeda, kasur, peralatan sekolah, alat bantu disabilitas, nutrisi serta sembako.

ADVERTISEMENT

"Total bantuan senilai Rp284.775.000 bagi 126 PPKS (Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial). Bantuan ini diberikan berdasarkan hasil asesmen oleh pendamping yang ada di desa," jelasnya.

Pihaknya berharap alokasi dari Kemensos tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal oleh penerima dan dapat meringankan beban hidup.

"Ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap kondisi masyarakat. Kami memahami situasi saat ini tidak mudah. Namun, diharapkan bantuan ini dapat membantu," jelasnya.

Sementara itu Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, mengatakan para penerima manfaat bansos tersebut berasal dari 19 kecamatan. Mereka telah diseleksi oleh para pendamping Kemensos dengan kriteria berdasarkan desil.

"Kriterianya itu, penerima manfaat berada pada desil satu dan dua. Ini ada perwakilan dari masing-masing kecamatan," kata Ahmad Baharudin.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads