Polisi bakal memperketat pengawasan kendaraan yang melintas saat malam 1 Suro di Surabaya, Senin (15/6) malam. Kendaraan yang terindikasi mengikuti konvoi akan diperiksa kelengkapannya, mulai dari SIM, STNK hingga penindakan knalpot brong.
Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya mengatakan, pemeriksaan dilakukan jelang kegiatan pengesahan warga perguruan silat.
"Yang konvoi malam 1 Suro akan kita cek kelengkapan STNK, SIM, helm dan lain-lain," kata Galih saat dihubungi detikJatim, Senin (15/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi pengendara yang kedapatan melanggar aturan lalu lintas, polisi akan melakukan penindakan langsung di lapangan dengan sanksi tilang hingga penahanan kendaraan.
"Jika ada pelanggaran akan kita tilang manual dan jika tidak ada STNK kendaraan bermotor akan kita tahan," tegasnya.
Tak hanya itu, kendaraan terindikasi konvoi yang hendak masuk ke Surabaya akan diputar balik.
"Kendaraan yang akan melewati batas kota akan diputar balik," imbuh Galih.
Sebelumnya diketahui, Polrestabes Surabaya menyiapkan penyekatan di seluruh akses masuk kota dan sejumlah ruas jalan di kawasan tengah Surabaya.
"Rencana kita penyekatan di seluruh batas kota dan seputaran dalam kota jalur tengah," ungkap Galih.
Penyekatan akan diberlakukan menjelang dimulainya kegiatan pengesahan warga perguruan silat. Oleh karena itu, masyarakat diimbau menghindari jalur menuju Kenjeran Park (Kenpark) maupun lokasi kegiatan lainnya.
"Masyarakat kita harapkan bisa menghindari jalur-jalur yang mengarah ke Kenpark atau lokasi acara, atau di rumah saja menghabiskan waktu dengan keluarga saat acara akan dimulai," imbaunya.
Galih menyebut, penutupan jalan atau pengalihan arus mulai diterapkan, informasi akan disampaikan melalui media sosial dan kanal resmi Polrestabes Surabaya.
"Jika nanti Satlantas akan melaksanakan rekayasa, penutupan, atau pengalihan arus lalu lintas akan kita umumkan segera via media sosial maupun media lainnya," pungkasnya.
(irb/hil)
