Lampu Lalu Lintas di Surabaya Masih Padam Bergiliran, Pengendara Sambat

Lampu Lalu Lintas di Surabaya Masih Padam Bergiliran, Pengendara Sambat

Denza Perdana - detikJatim
Sabtu, 20 Jun 2026 13:17 WIB
Pemadaman bergilir di Surabaya membuat sejumlah lampu lalu lintas padam, termasuk di Jalan Raya Nggel.
Pemadaman bergilir di Surabaya membuat sejumlah lampu lalu lintas padam, termasuk di Jalan Raya Nggel. (Foto: Denza Perdana/detikJatim)
Surabaya -

Kebijakan pemadaman listrik bergilir akibat manajemen beban oleh PLN di sejumlah wilayah Jatim masih terus terjadi hingga Sabtu (20/6/2026). Dampak paling dirasakan masyarakat adalah semrawutnya arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan di Kota Surabaya akibat matinya sejumlah titik lampu lalu lintas (traffic light).

Pantauan detikJatim, salah satu lampu lalu lintas yang padam pada Sabtu pagi sekitar pukul 09.00 WIB yakni di kawasan Jalan Ngagel. Meski lampu lalu lintas padam, para pengguna jalan di perempatan yang berada tidak jauh dari Mal Marvel itu cukup tertib.

Kendaraan baik mobil maupun motor yang hendak melintas, baik dari Jalan Dinoyo ke arah Jalan Bung Tomo maupun dari Jalan Raya Ngagel hendak ke Raya Gubeng secara bergiliran melaju meski tidak ada petugas yang mengatur di lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan laporan pendengar Radio Suara Surabaya menyebutkan, dampak pemadaman bergilir ini tidak hanya terjadi di Jalan Ngagel, tetapi juga di sejumlah ruas jalan lain seperti di perempatan Jalan Prapen dan lain-lain.

Sebelumnya, Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya kewalahan mengatur lalu lintas secara manual agar kemacetan tidak mengunci persimpangan. Hal itu terjadi akibat tidak adanya kepastian durasi pemadaman dari PLN.

ADVERTISEMENT

Pada Jumat (19/6), Abi Dwi Septianto selaku Penyediaan Perlengkapan Jalan (PPJ) Dishub Surabaya mengonfirmasi bahwa keterbatasan sarana genset portabel membuat tidak semua listrik lampu merah persimpangan jalan bisa langsung ter-cover secara otomatis saat listrik padam.

"Karena keterbatasan personel dan genset. Padamnya bersamaan jadi kewalahan. Karena tidak ada kepastian dari PLN berapa lama durasi gangguannya," kata Abi kepada detikJatim, Jumat (19/6/2026).

Kondisi lalu lintas di tempat lain tidak setertib yang terjadi di Jalan Raya Ngagel sehingga kendaraan mengunci di persimpangan tidak jarang terjadi. Hal ini sebenarnya sudah dirasakan sejak Kamis (18/6) siang, yang mana sejumlah TL di berbagai ruas jalan Kota Surabaya padam secara mendadak.

Bikin Stasiun Gelap Gulita

Selain melumpuhkan fungsi lampu lalu lintas di jalan raya, dampak pemadaman listrik bergilir ini juga bergeser ke fasilitas publik utama. Lampu penerangan di area Stasiun Surabaya Gubeng sisi sebelah barat dilaporkan sempat padam dan membuat area stasiun gelap gulita.

Meski demikian, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya memastikan pelayanan tiket dan operasional perjalanan KA tetap berjalan aman berkat pasokan listrik cadangan.

Pelaksana Harian Manager Humas Daop 8 Surabaya, Erlangga Budi Laksono, membenarkan kendala pasokan listrik tersebut langsung diantisipasi menggunakan generator set (genset) internal stasiun.

"Kendati demikian, beberapa fasilitas untuk layanan pengguna masih tetap beroperasi normal dengan pasokan aliran listrik dari fasilitas genset stasiun," ungkap Erlangga.

Penjelasan PLN

Merespons rentetan dampak pemadaman bergilir di Jawa Timur ini, Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Dana Puspita Sari, menjelaskan bahwa pemadaman terpaksa dilakukan akibat kendala teknis pada sistem pembangkit.

"PLN saat ini tengah mengerahkan seluruh sumber daya untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan menyusul adanya kendala teknis operasional pada pembangkit yang menyebabkan penurunan kapasitas suplai listrik," ujar Dana.

Dana memaparkan, manajemen beban secara terbatas di sejumlah wilayah terdampak sengaja dilakukan demi menjaga stabilitas jaringan listrik regional Jatim agar tidak mengalami gangguan yang lebih besar.

"Untuk menjaga stabilitas dan keandalan sistem kelistrikan, PLN melakukan manajemen beban secara terbatas di sejumlah wilayah terdampak serta terus mengupayakan percepatan pemulihan kondisi operasi pembangkit agar pasokan listrik dapat kembali normal," jelasnya.

"PLN terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan proses penanganan berjalan optimal serta keandalan pasokan listrik tetap terjaga," tambah Dana.

Pihak PLN pun meminta maaf atas ketidaknyamanan ini dan berjanji akan terus memperbarui informasi pemulihan daya. "Perkembangan proses penanganan dan pemulihan akan terus kami informasikan melalui kanal komunikasi resmi perusahaan," pungkas Dana.




(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads