Sejumlah Traffic Light di Surabaya Padam, Lalu Lintas Jadi Semrawut

Sejumlah Traffic Light di Surabaya Padam, Lalu Lintas Jadi Semrawut

Esti Widiyana - detikJatim
Sabtu, 20 Jun 2026 14:25 WIB
TL Moestopo dan Panjang Jiwo padam.
TL Moestopo dan Panjang Jiwo padam. (Foto: Dok. Esti Widiyana/detikJatim)
Surabaya -

Sudah 3 hari pemadaman listrik secara bergilir masih diberlakukan di Kota Surabaya. Hari ini, ada sebanyak 7 traffic light (TL) yang padam dan menyebabkan lalu lintas di persimpangan jalan menjadi semrawut.

Pantauan detikJatim hingga pukul 12.38 WIB, TL di persimpangan Dharmawangsa-Moestopo padam. Selain itu TL di Panjang Jiwo juga padam pada pukul 12.30 WIB. Pengguna jalan yang tidak tertib bergiliran melintas membuat lalu lintas semakin semrawut.

Salah satu warga Sidoarjo, Fariz Yarbo (31) mengaku terjebak macet di TL Panjang Jiwo. Dia melihat ada petugas Dishub yang tidak berseragam membawa HT mengatur lalu lintas dibantu warga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kejebak macet 15 menitan waktu saya di Surabaya pas lewat simpang Panjang Jiwo, jarak macetnya 15 meter lebih. Keliatan petugas kewalahan, sampai dibantu warga. Terus macetnya itu berdampak sampai TL Nginden," kata Fariz kepada detikJatim, Sabtu (20/6/2026).

ADVERTISEMENT

Penyediaan Perlengkapan Jalan (PPJ) Dishub Surabaya Abi Dwi Septianto mengatakan, ada enam TL yang padam. Yakni TL Dharmawangsa - Moestopo (TL Padam), TL Nginden - Panjang Jiwo, TL Panjang Jiwo - Kedung Baruk.

"Lalu TL Sonokembang - Kayoon, TL Darmo Indah - Imigrasi Dalam, dan TL Tandes - Darmo Indah Imigrasi, padam," kata Abi.

Sementara Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Dana Puspita Sari menyampaikan bahwa sistem kelistrikan Jawa saat ini beroperasi dan terkendali secara baik.

"Namun demikian, untuk menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan, PLN melakukan manajemen beban secara terbatas dan terukur di sejumlah wilayah. Langkah tersebut dilakukan karena terdapat kendala teknis operasional pembangkit serta ada 2 unit pembangkit besar yang mengalami gangguan sehingga tidak beroperasi sementara dan menurunkan kemampuan sistem pasokan listrik," jelasnya.

PLN berupaya melakukan percepatan pemulihan, mengoptimalkan pasokan dari pembangkit lain. Selain itu juga melakukan pengaturan operasi sistem untuk menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik dan meminimalkan dampak kepada pelanggan.

"PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Manajemen beban ini bersifat sementara dan akan segera dihentikan secara bertahap seiring dengan membaiknya kondisi pasokan sistem," pungkasnya.




(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads