Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berkunjung ke Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo. AHY memastikan pembangunan 3 gedung baru dikerjakan dengan perhitungan yang matang.
"Saya mampir ke lokasi pembangunan pondok pesantren yang baru di areal yang disiapkan sedang dibangun 3 gedung utama. Saya pesan selesaikan semua pembangunan dengan sebaik mungkin, tidak boleh ada yang sembarangan harus sesuai standar kelayakan karena atas apa yang terjadi di ponpes ini kita tahu ada 67 syuhada yang akhirnya kita semua bertekad termasuk pemerintah bertekad agar membangun kembali lebih baik," kata AHY di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Rabu (24/6/2026).
AHY membeberkan ada tiga bangunan yang dibangun Kementerian PU di area Ponpes Al Khoziny Sidoarjo. Tiga bangunan itu memiliki fungsi berbeda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang pertama untuk hunian atau asrama tempat tinggal santri. Itu bisa mengakomodasi sekitar 850 santri. Ada bangunan masjid yang tingginya 4 lantai juga, itu bisa digunakan sampai 1.200 orang," jelasnya.
"Dan ketiga bangunan pendidikan atau kelas-kelas yang disiapkan bagi santri. Setiap kelas bisa untuk 30 santri, semua saling terhubung dan terintegrasi dengan standar keselamatan yang sudah dihitung Kementerian PU dan kontraktor Waskita juga didukung konsultan yang setiap saat memberi masukan secara teknis terkait pembangunan atau renovasi gedung," tambahnya.
AHY menyebut ketiga bangunan ini diharapkan bisa segera beroperasi agar para santri bisa belajar dengan tenang dan nyaman.
"Dan tentunya kita harapkan yang saat ini progresnya sudah lebih 50 persen di beberapa bulan ke depan ini bisa segera kita tuntaskan," tegasnya.
AHY juga memastikan sanitasi di Ponpes Khoziny Sidoarjo sudah dikerjakan dengan baik. Ia yakin nantinya para santri akan belajar dengan sangat nyaman.
"Selebihnya kita lihat u¡tuk sanitasi air bersih sudah disiapkan. Dan dari situ saya merasa kita bisa menghadirkan sesuatu yang lebih baik dan nyaman bagi para santri agar mereka lebih tenang, bisa lebih fokus pada proses belajar, mengajar, belajar agama dan tentu membangun akhlak yang mulia. Semoga para santri nanti jadi putra-putri bangsa yang punya manfaat untuk agama dan masyarakatnya," jelasnya.
"Tadi di sini saya menyapa para santri dan sedikit menjelaskan apa yang saya sampaikan ke mereka. Mereka punya semangat, optimisme, harapan, walaupun saat ini masih serba sementara. Tapi nanti akan jauh lebih baik dan layak, itu yang dikerjakan pemerintah di sini," tandasnya.
(faa/abq)
