Demo di Depan Grahadi Serukan 'Klakson Kalau Capek Jadi WNI'!

Demo di Depan Grahadi Serukan 'Klakson Kalau Capek Jadi WNI'!

Esti Widiyana - detikJatim
Jumat, 26 Jun 2026 17:16 WIB
Demo di Grahadi serukan klakson kalau capek jadi WNI ke pengendara yang melintas. Banyak yang membunyikan klakson.
Demo di Grahadi serukan 'klakson kalau capek jadi WNI' ke pengendara yang melintas. Banyak yang membunyikan klakson. (Foto: Deny Prastyo Utomo/detikJatim)
Surabaya -

Ratusan massa aksi 'Warga Surabaya Turun ke Jalan #Indonesiasekarat' tiba di depan Gedung Negara Grahadi. Jalan pun mulai menyempit untuk pengendara hingga ditutup. Massa juga membentangkan tulisan di kertas bertuliskan 'klakson kalau capek jadi WNI'.

Puluhan massa aksi tiba di Jalan Gubernur Suryo pada Jumat (26/6/2026) sore sekitar pukul 16.20 WIB. Mereka berkumpul menutup separuh jalan lalu ada yang membentangkan banner dengan gambar Presiden Prabowo Subianto bertuliskan 'Prabowo Kowarso-kowarso', 'gendarseng', 'lemes', 'longor'.

Demo di Grahadi serukan 'klakson kalau capek jadi WNI' ke pengendara yang melintas. Banyak yang membunyikan klakson.Demo di Grahadi serukan 'klakson kalau capek jadi WNI' ke pengendara yang melintas. Banyak yang membunyikan klakson. (Foto: Deny Prastyo Utomo/detikJatim)

Massa semakin banyak berdatangan dan berjalan hingga di depan gerbang pintu masuk Grahadi. Jalan masih dibuka sedikit, beberapa massa membentangkan kertas dengan tulisan 'klakson kalau capek jadi WNI' dan banyak pengendara yang membunyikan klakson.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, ada satu di antara massa yang tiba-tiba marah dan berteriak saat masih banyak yang melintas Jalan Gubernur Suryo dan saling membunyikan klakson secara bersahut-sahutan.

Demo di Grahadi serukan 'klakson kalau capek jadi WNI' ke pengendara yang melintas. Banyak yang membunyikan klakson.Demo di Grahadi serukan 'klakson kalau capek jadi WNI' ke pengendara yang melintas. Banyak yang membunyikan klakson. (Foto: Deny Prastyo Utomo/detikJatim)

"Jalane ditutup, yo opo seh! Kan sudah ada peringatan kalau hari ini ada demo! Jalane ditutup!" Teriak salah satu massa perempuan kepada para pengendara.

ADVERTISEMENT

Tak lama kemudian jalan akhirnya ditutup. Pengendara dari Jalan Gubernur Suryo dialihkan ke Jalan Taman Apsari, lalu ke Jalan Embong Trengguli, hingga akhirnya keluar di Jalan Panglima Sudirman.

Orator pun menyampaikan orasi secara bergiliran hingga sekitar pukul 16.59 WIB massa aksi mulai bakar-bakar di tengah jalan. Sembari menjalankan aksinya mereka menyampaikan sejumlah tuntutan. Setidaknya ada 11 tuntutan yang mereka usung dalam aksi unjuk rasa kali ini. Simak selengkapnya.

Demo di Grahadi serukan 'klakson kalau capek jadi WNI' ke pengendara yang melintas. Banyak yang membunyikan klakson.Demo di Grahadi serukan 'klakson kalau capek jadi WNI' ke pengendara yang melintas. Banyak yang membunyikan klakson. (Foto: Deny Prastyo Utomo/detikJatim)
  1. Turunkan Harga Kebutuhan Pokok dan BBM.
  2. Hentikan Program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih.
  3. Cabut UU Polri dan UU TNI
  4. Ciptakan Lapangan Kerja yang Layak
  5. Bubarkan Komando Teritorial dan Hentikan Keterlibatan TNI dalam Ranah Sipil.
  6. Hentikan Reklamasi Surabaya Waterfront Land.
  7. Bebaskan Seluruh Tahanan Politik dan Pulihkan Nama Baik Tahanan Politik.
  8. Prioritaskan Anggaran Pendidikan dan Kesehatan.
  9. Ciptakan dan Perbanyak Transportasi Umum yang Layak, Inklusif, dan Gratis.
  10. Bubarkan Parlemen dan Bangun Kuasa Rakyat
  11. Akhiri Kepemilikan Pribadi Atas Alat-alat Produksi.



(irb/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads