Terjadi Juga di Bondowoso, Ratusan Siswa Gagal Ikut OSN gegara Dispendik

Terjadi Juga di Bondowoso, Ratusan Siswa Gagal Ikut OSN gegara Dispendik

Chuk Shatu W. - detikJatim
Senin, 29 Jun 2026 18:45 WIB
Dinas Pendidikan Bondowoso
Dinas Pendidikan Bondowoso (Foto: Chuk Shatu W/detikJatim)
Bondowoso -

Sebanyak ratusan siswa di Bondowoso tak bisa ikut kompetisi Olimpiade Sains Nasional (OSN). Peristiwa ini mirip yang terjadi di Kota Batu, gegara berkas administrasi diduga lupa tak diunggah oleh Dinas Pendidikan setempat.

Masalah administrasi yang berujung gagalnya ratusan siswa mengikuti OSN ini bikin wali murid meradang. Mereka mendatangi Dinas Pendidikan Bondowoso untuk meminta klarifikasi penyebab kejadian itu.

"Tujuan kami ke sini untuk mempertanyakan nasib anak saya," kata Wati (nama samaran), ketika dikonfirmasi detikJatim, Senin (29/6/20206).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebab, imbuhnya, anaknya tak bisa masuk ke OSN tingkat provinsi. Padahal tahun sebelumnya masuk dalam kompetisi yang sama.

"Sampai hari ini tak ada penjelasan dari Dispendik kenapa bisa begitu," terangnya.

ADVERTISEMENT

Dari hasil pertemuan dengan Kepala Dispendik Bondowoso, Taufan Restuanto, pihak dinas sudah bersurat kepada Puspresnas. Hingga saat ini Dispendik masih menunggu hasilnya.

"Pihak Dispendik meminta maaf, katanya ada kesalahan di upload berita acara itu," tandas Wati.

Lebih jauh dikatakannya, ia berharap para siswa dapat mengikuti OSN hingga tingkat nasional. Karena sebelumnya mereka sudah melakukan berbagai persiapan ekstra.

Data dihimpun, tahun ini di Bondowoso ada 2 titik lokasi OSN kabupaten. Yakni di SMPN 2 Tenggarang dan MTS 2 Bondowoso.

Hanya saja, hasil seleksi OSN yang berada di SMPN 2 Tenggarang menjadi tidak berguna. Sebab, petugas tidak mengunggah syarat administrasi berupa berita acara. Padahal, batas waktu pengumpulan berkas itu seharusnya 22 Juni lalu. Namun, hingga waktu yang ditentukan berkas belum diterima oleh petugas.

Untuk diketahui, sebelumnya viral di media sosial pelajar SD dan SMP di Kota Batu dinyatakan tidak lolos dalam pengumuman Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2026. Kabar ini seketika viral dan memicu gelombang amarah warganet di media sosial.

Kabar tersebut ramai menjadi buah bibir karena kegagalan massal ini diduga terjadi akibat adanya kelalaian administratif dari pihak instansi terkait yang lupa mengunggah berkas pendaftaran.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads