Batalnya Pesta Gay di Jember Saat Ramadan gegara Digerebek Lebih Dulu

Round Up

Batalnya Pesta Gay di Jember Saat Ramadan gegara Digerebek Lebih Dulu

Amir Baihaqi - detikJatim
Senin, 16 Mar 2026 08:00 WIB
Para pelaku pesta gay di Jember saat diamankan petugas
Para pelaku pesta gay di Jember saat diamankan petugas (Foto: Dok. Istimewa/Humas Polres Jember)
Jember -

Sebuah video yang menampilkan polisi menggerebek sebuah rumah di Jember viral di media sosial. Dalam narasinya, penggerebekan lokasi itu terkait dugaan penyimpangan seksual sesama jenis atau pesta gay saat bulan Ramadan.

Kasat Reskrim Polres Jember, Angga Riatma saat dikonfirmasi membenarkan penggerebekan rumah terkait aktivitas penyimpangan seksual. Meski demikian, ia enggan membeberkan lebih lanjut karena masih didalami lebih lanjut.

"Masih kita dalami untuk penerapan pasal nya. Nanti coba ke Kanit PPA (perlindungan perempuan dan anak) ya," kata Angga saat dikonfirmasi, Senin (16/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Informasi terkait penggerebekan juga telah diunggah di akun Instagram resmi Humas Polres Jember. Penggerebekan tersebut diketahui terjadi di Perumahan Mahkota Raya Rengganis, Jember pada Sabtu (14/3/2026) dini hari.

ADVERTISEMENT

Masih dari informasi di akun Humas Polres Jember, terbongkarnya dugaan aktivitas pesta gay itu berawal dari kecurigaan warga setempat. Kecurigaan itu selanjutnya dilaporkan ke polisi dan dilakukan penggerebekan.

Para pelaku pesta gay di Jember saat diamankan petugasPara pelaku pesta gay di Jember saat diamankan petugas Foto: Dok. Istimewa/Humas Polres Jember

"Warga sekitar mengaku telah mencurigai aktivitas di rumah itu karena sering ada laki-laki bukan penduduk asli yang keluar masuk tanpa keterangan dari ketua RT," demikian keterangan resmi Humas Polres Jember.

Hasilnya, empat pria yang diduga hendak melakukan pesta seks sesama jenis berhasil diringkus. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti terkait dugaan adanya praktik seks menyimpang itu.

"Yakni 1 buah wig (rambut palsu) berwarna silver, 8 buah alat kontrasepsi, 2 botol pelumas, Aksesoris berupa bando dan kacamata, 1 set peralatan make up, 1 botol obat perangsang serta sepeda motor dan bukti percakapan di aplikasi pesan singkat," lanjut keterangan Humas Polres Jember.

Dalam video yang beredar, keempat pria yang diduga peserta pesta gay langsung dikeler ke mobil dan dibawa ke kantor polisi. Di sana, mereka diperiksa lebih lanjut.

"Keempat terduga pelaku saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut di Mapolres Jember," terang akun Polres Jember.




(abq/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads