Rombongan pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tiba di Bandara Juanda Sidoarjo, Sabtu (11/4/2026) pagi. Mereka selanjutnya diterbangkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Informasi yang dihimpun di Bandara Juanda, 15 rombongan tiba di Bandara Juanda Sidoarjo pukul 09.05 WIB dengan menggunakan Bus Harapan Jaya.
Rombongan tersebut terdiri dari Sekda Tulungagung, Kepala Bakesbangpol, Kabag Umum, Ajudan Bupati, Kabag Kesra, Kabag Pemerintahan, Kasatpol PP, Direktur RSUD Iskak, Kepala BPKAD, Kabag Protokol, Kadinkes, Kadin Pariwisata dan Kebudayaan, Kadin Pertanian, dan Adik Bupati Tulungagung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Humas Bandara Internasional Juanda Cekli Wulan mengatakan informasi lebih jelas terkait keberangkatan rombongan tersebut dapat dikonfirmasi kepada petugas Avsec.
"Dapat menghubungi pihak yang sedang piket Avsec untuk mengetahui rincian keberangkatan rombongan Tulungagung tadi," Kata Cekli, dikonfirmasi detikJatim Sabtu (11/4/2026).
Namun, salah satu petugas Avsec saat dikonfirmasi detikJatim membenarkan rombongan pejabat Tulungagung yang terjaring OTT KPK diterbangkan dengan pesawat Pelita Air. Meski demikian, ia enggan menjelaskan lebih detail.
Informasi yang dihimpung detikJatim, Pesawat Pelita Air diketahui terbang pukul 10.45 ke Jakarta dengan jadwal kedatangan pukul 12.20 WIB.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Tulungagung. Sejumlah pejabat tampak mendatangi kantor polres setempat.
"Kalau informasi ada kegiatan (KPK di Tulungagung) memang benar. Cuman pastinya apa saya tidak tahu," kata salah satu anggota Polres Tulungagung, Jumat (10/4/2026).
Menurutnya sejumlah orang telah dibawa ke Sidoarjo untuk selanjutnya diterbangkan ke Jakarta.
Sementara itu dari pantauan detikJatim, sejumlah pejabat tampak berdatangan ke Polres Tulungagung. Di antaranya Kasatpol PP Hartono, Kabag Kesra Makrus, Kabag Umum Yulius, Kabag Pemerintahan Arif, ajudan bupati Dwi dan Pj Sekda Tulungagung Suroto.
Sementara itu Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membernarkan kegiatan OTT di Tulungagung. Ia menyebut salah satu yang diamankan adalah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.
(ihc/abq)
