Penampakan Bupati Tulungagung Saat Pakai Sepatu LV Hasil Pemerasan

Penampakan Bupati Tulungagung Saat Pakai Sepatu LV Hasil Pemerasan

Adhar Muttaqin - detikJatim
Senin, 13 Apr 2026 12:52 WIB
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo memakai sepatu LV saat menyerahkan bantuan warga lansia di acara open house di rumahnya.
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo memakai sepatu LV saat menyerahkan bantuan warga lansia di acara open house di rumahnya/Foto: Tangkapan layar
Tulungagung -

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut aliran uang korupsi Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo salah satunya digunakan untuk membeli sepatu bermerk. Jejak digital Bupati saat tampil memakai sepatu Louis Vuitton (LV) muncul di media sosial.

Dari penelusuran detikJatim, video penampilan Gatut Sunu dengan sepatu LV tampak terlihat pada acara open house dan halal bihalal yang digelar di kediamannya di Desa Gandong, Kecamatan Bandung, Tulungagung, Selasa (24/3/2026).

Dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadi Gatut Sunu, ia tampak memakai setelan kemeja putih, celana hitam, memakai peci hitam dan sepatu berlogo LV. Video tampak jelas saat Gatut memberikan bantuan sembako kepada masyarakat lansia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Brigjen Asep Guntur Rahayu saat konferensi pers pada Sabtu (11/4/2026) mengatakan, Bupati Tulungagung Gatut Wibowo dan ajudannya Dwi Yoga Ambal telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi.

ADVERTISEMENT

Modusnya, Gatut menekan 16 organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menyetor uang Rp 5 miliar. Dari permintaan itu, Gatut telah menerima setoran Rp 2,7 miliar.

"Uang ini diduga digunakan untuk kepentingan pribadi seperti untuk pembelian sepatu bermerek ya tentunya. Kemudian pembayaran berobat, jamuan makan dan keperluan pribadi lainnya," kata Asep.

Saat dilakukan tangkap tangan, KPK mengamankan uang tunai Rp 335 juta, sepatu bermerk dan sejumlah barang bukti lain.

Tidak hanya itu, uang setoran anak anak buahnya juga digunakan untuk pemberian tunjangan hari raya (THR) sejumlah anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tulungagung.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads