Begini Siasat Pimpinan Ponpes di Ngawi Cabuli 8 Santriwatinya

Begini Siasat Pimpinan Ponpes di Ngawi Cabuli 8 Santriwatinya

Sugeng Harianto - detikJatim
Minggu, 24 Mei 2026 15:59 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi (Foto: Dok.BeritaKlik)
Ngawi -

Seorang kiai dan pimpinan Ponpes di Widodaren, Ngawi ditetapkan tersangka dan ditahan atas kasus pencabulan 8 santriwatinya. Polisi membeberkan modus tersangka saat mencabuli para korban.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama mengatakan dalam melancarkan aksi bejatnya, tersangka selalu menggunakan modus atau rayuan dapat keberkahan darinya.

"Dengan modus merayu korban untuk mendapatkan berkah jika menuruti kemauan pelaku melakukan pencabulan," kata Angga kepada detikJatim Minggu (24/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perbuatan pelaku melakukan pencabulan terhadap santrinya, kata Angga dilakukan kepada korban sudah setahun yang lalu. Para korban baru melaporkan pelaku setelah mendapatkan pendampingan.

ADVERTISEMENT

"Jadi kejadian sudah setahun lalu dan korban bari melaporkan setelah mendapatkan pendampingan," ujar Angga.

Kasus ini pertama kali mencuat setelah tiga santriwati mendatangi Mapolres Ngawi dengan didampingi pihak luar pada Jumat (22/5/2026). Ketiga korban yang melapor diketahui berinisial G (asal Blora), serta P dan Z (asal Sragen).

"Kemarin hari Jumat, tiga santriwati didampingi Sekretaris Yakuza Ngawi mendatangi Satreskrim untuk pelaporan dugaan pencabulan oleh pengasuh ponpes di wilayah Kecamatan Widodaren," tutur Aris.

Guna melengkapi berkas penyidikan dan memperkuat alat bukti, ketiga santriwati yang melapor tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit Widodo Ngawi untuk menjalani visum medis. Polisi mengimbau jika ada korban lain yang merasa dirugikan untuk segera melapor demi penuntasan kasus secara menyeluruh.




(irb/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads