Pelaku Pemerkosa Remaja Saat Tidur Malah Dibela dan Dilindungi Keluarga

Pelaku Pemerkosa Remaja Saat Tidur Malah Dibela dan Dilindungi Keluarga

M Bagus Ibrahim - detikJatim
Jumat, 29 Mei 2026 09:20 WIB
Viral pemuda di Kota Malang diduga cabuli teman saat tidur
Viral pemuda di Kota Malang diduga cabuli teman saat tidur/Foto: Tangkapan layar
Malang -

Tangis dan amarah pecah di sebuah rumah di Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Seorang remaja perempuan berinisial C (18) bersama pacar dan teman-temannya mendatangi rumah F, terduga pelaku pemerkosaan, untuk meminta pertanggungjawaban atas dugaan pelecehan yang dialaminya saat tertidur di rumah sendiri.

Namun, harapan korban untuk mendapat pengakuan dan itikad baik justru berujung kekecewaan. Dalam video yang viral di media sosial, keluarga pelaku tampak membela F saat korban melabraknya. Sementara F hanya terdiam membisu ketika dicaci-maki oleh korban dan orang-orang yang mendampinginya.

Kasus itu kini resmi dilaporkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Malang Kota oleh ibu korban, E, yang datang langsung dari Karawang, Jawa Barat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya hari ini melapor, saya datang dari Karawang, Jawa Barat," kata E ditemui detikJatim di Polresta Malang Kota, Kamis (28/5/2026).

ADVERTISEMENT

E menyebut, putrinya telah dimintai keterangan awal terkait dugaan pemerkosaan yang dialami. Setelah pemeriksaan awal selesai korban akan menjalani visum untuk memperkuat laporan.

Menurut E, pelaku dan putrinya sudah saling mengenal hampir satu tahun. Pelaku juga merupakan teman dari pacar korban.

"Pelaku ini teman anak saya, sudah hampir satu tahun. Teman bermain," ujar E.

Ia menjelaskan, dugaan pemerkosaan itu terjadi pada Jumat (23/5/2026) malam. Saat itu putrinya sedang berada di rumah bersama pacar dan pelaku untuk melakukan pemotretan baju online.

"Pelaku diajak (pemotretan), karena dibutuhkan HP-nya untuk motret. Karena Hp-nya Iphone. Pemotretan selesai pukul 1 malam," terangnya.

Setelah sesi pemotretan selesai, pelaku dan pacar korban sempat meninggalkan rumah. Namun pelaku kemudian mengaku celananya tertinggal di rumah korban.

"Ditawari sama M (pacar korban), apa diambil. Tapi pelaku bilang gak usah. Mereka kemudian pulang dan muter-muter (pakai motor)," bebernya.

Tak lama kemudian, pelaku menghubungi korban melalui direct message (DM) Instagram dan menanyakan apakah korban masih berkomunikasi dengan pacarnya.

"Terus pelaku bilang celananya tertinggal. Dibalas putri saya, kalau mau ambil rumah tidak terkunci, pamit ibunda dulu nanti. Jadi pelaku tidak nyelonong masuk," tuturnya.

Namun sekitar pukul 03.00 WIB, pelaku disebut sudah berada di dalam rumah dan masuk ke kamar korban. Korban disebut syok ketika mengetahui pelaku berada di belakangnya dalam posisi tidur.

"Anak saya nangis, ketakutan. Setelah itu pelaku kabur," tandas.

E mengatakan, putrinya baru menceritakan kejadian tersebut dua hari kemudian sambil menangis dan meminta dipulangkan ke Karawang.

"Dua hari setelah kejadian, putri saya ini baru cerita sambil nangis. Terus minta dibelikan tiket untuk pulang ke Karawang," tandasnya.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads