Pengacara Nur Hasannah, M Zulfan Badru Naja mengungkap bahwa kliennya yang seorang terapis spa di Superior Spa Surabaya memang memiliki hubungan spesial dengan pelanggannya, Tonny Soegiono. Kini Nur sedang menjadi pesakitan di Pengadilan Negeri Surabaya usai diduga menguras uang Rp 1,2 M dari rekening Tonny.
Mesmi Zulfan menegaskan bahwa kliennya dengan terduga korban Tonny memiliki hubungan spesial, ia tidak bisa menjelaskan lebih jauh karena persoalan itu sudah masuk dalam ranah privasi kliennya.
"Kalau hubungan terdakwa dengan korban sebelumnya ada hubungan spesial. Jadi ada hubungan ini, menurut pengakuan terdakwa, ada hubungan spesial antara korban dengan terdakwa," kata Zulfan, Kamis (4/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Zulfan menjelaskan bahwa terdakwa ingin mengakhiri hubungannya dengan Tonny. Namun, ia tak tahu menahu alasan kliennya ingin berpisah dengan Tonny.
"Namun, karena terdakwa ingin mengakhiri hubungan itu, ya terjadi lah (timbul perkara pencurian itu)," katanya.
Ketika disinggung soal dugaan Nur dikriminalisasi atau dilaporkan atas kasus pencurian oleh Tonny, Zulfan menduga hal itulah yang mungkin terjadi. Menurutnya, Tonny disebut kecewa dan tak terima ditinggal oleh Nur.
"Iya, bisa jadi seperti itu (dikriminalisasi). Ya karena masalah hati lah," imbuhnya.
Soal berapa lama hubungan keduanya mulai intens, Zulfan menyebut hanya beberapa bulan saja. Menurutnya, hal itu bisa dibuktikan sesuai dengan mutasi atau rekening koran dari Tonny.
"Kalau hubungan enggak lama, sekitar 2 sampai 3 bulanan. Ya mulai dari awal transaksi itu sekitar bulan Agustus 2024 ya," tuturnya.
(auh/dpe)