2 Pria Ngaku Turis Dubai Gondol Rp 5 Juta dari Toko Pertanian Ponorogo

2 Pria Ngaku Turis Dubai Gondol Rp 5 Juta dari Toko Pertanian Ponorogo

Charolin Pebrianti - detikJatim
Selasa, 09 Jun 2026 17:15 WIB
Rekaman CCTV turis Dubai curi uang di Ponorogo
Rekaman CCTV turis Dubai curi uang di Ponorogo/Foto: Istimewa
Ponorogo -

Sebuah toko sarana pertanian di Desa Kemuning, Kecamatan Sambit, Ponorogo, menjadi sasaran aksi pencurian yang diduga dilakukan dengan modus pengalihan perhatian. Dua pria yang mengaku berasal dari Dubai, diduga menguras uang tunai Rp 5 juta dari laci kasir tanpa disadari pegawai toko.

Aksi tersebut terjadi pada Senin (8/6/2026) sore dan terekam jelas kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di dalam toko. Rekaman itu kini menjadi bahan penyelidikan aparat kepolisian.

Muhammad Hamim, salah satu pegawai toko menuturkan, kedua pria itu datang seperti pelanggan pada umumnya. Mereka awalnya mencari benih tomat dan meminta pegawai menunjukkan produk yang dimaksud.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Awalnya tanya benih tomat. Setelah kami tunjukkan, salah satu orang bergerak mendekati meja kasir," kata Hamim kepada wartawan, Selasa (9/6/2026).

ADVERTISEMENT

Tak lama kemudian, pria tersebut meminta bantuan menukarkan uang pecahan Rp 50 ribu menjadi uang pecahan Rp 100 ribu keluaran lama. Saat pegawai melayani permintaan itu, pelaku diduga memanfaatkan situasi untuk mengambil uang yang tersimpan di dalam laci kasir.

"Dia minta ditukar dua lembar Rp 50 ribu dengan Rp 100 ribu lama. Waktu pegawai fokus melayani, tangannya masuk ke laci kasir dan mengambil uang di dalamnya," ujarnya.

Menurut Hamim, pelaku berbicara menggunakan campuran bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Ketika ditanya asalnya, pria tersebut mengaku berasal dari Dubai.

"Ngomongnya campur Indonesia dan Inggris. Dia bilang dari Dubai. Penampilannya juga seperti orang Timur Tengah, pakai topi dan masker," jelasnya.

Berdasarkan rekaman CCTV, kedua pria itu datang menggunakan mobil berwarna silver. Salah satu pelaku masuk ke dalam toko, sementara rekannya menunggu di luar.

"Yang masuk hanya satu orang. Temannya menunggu di depan dekat mobil," tambah Hamim.

Pegawai toko baru menyadari uang kas hilang setelah kedua pria tersebut meninggalkan lokasi. Saat dilakukan pengecekan, uang tunai sekitar Rp 5 juta yang sebelumnya berada di dalam laci sudah tidak ada.

Merasa menjadi korban pencurian, pemilik toko kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sambit. Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan rekaman CCTV.

Kasus tersebut kini dalam penanganan kepolisian. Petugas masih mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri identitas pelaku yang diduga beraksi dengan memanfaatkan kelengahan pegawai toko.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads