Kronologi Dugaan Pengeroyokan Libatkan Wakil Ketua KONI Kota Batu

Kronologi Dugaan Pengeroyokan Libatkan Wakil Ketua KONI Kota Batu

M Bagus Ibrahim - detikJatim
Jumat, 12 Jun 2026 09:20 WIB
Ilustrasi pengeroyokan sejoli usai nobar
Ilustrasi pengeroyokan/Foto: Dok.BeritaKlik
Kota Batu -

Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan menimpa warga Kota Batu berinisial RC. Mirisnya, peristiwa ini melibatkan Wakil Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu, Sinal Abidin beserta dua rekannya.

Kuasa hukum sekaligus paman korban, Teguh Suharto Utomo mengungkapkan, peristiwa pengeroyokan terjadi usai pertandingan persahabatan bulu tangkis di gedung serbaguna, Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Tepatnya pada 2 Juni 2026 dini hari.

"Jadi saat pertandingan korban ini mendukung tim bulu tangkis kenalannya yang waktu itu menghadapi tim yang didukung dia (Sinal Abidin). Awalnya tidak ada masalah, pertandingan berjalan lancar hingga akhirnya tim lawan itu menang," ungkap Teguh kepada detikJatim, Kamis (11/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban akhirnya pulang setelah pertandingan berakhir. Tepat di depan gedung keponakan saya dicegat, dimarahi karena tidak mendukung timnya dia (Sinal Abidin). Korban pun menjelaskan kalau yang tanding adalah teman sekolahnya, tapi tiba-tiba dada korban didorong," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Ketegangan semakin memuncak ketika dua orang rekan Sinal Abidin yang diidentifikasi bernama Hari dan Martin ikut turun tangan. Tanpa peringatan, Hari diduga memukul kepala bagian belakang korban hingga korban tersungkur di lantai.

Tak berhenti di situ, ketika korban berdiri sambil dibantu temannya bernama Evan, Sinal langsung melayangkan tamparan beberapa kali sambil memaki korban dengan menyebut 'Bajingan kamu, China Jancok' berulangkali. Aksi penamparan itu juga dilakukan Martin terhadap korban.


Aksi brutal di depan puluhan orang tersebut akhirnya berhenti setelah dilerai. Pada hari yang sama korban pun memutuskan untuk melaporkan kasus yang dialaminya ke Polres Batu.

"Itu kan kejadian dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Nah paginya itu korban langsung melaporkan kasus pengeroyokan yang dialaminya ke Polres Batu," tandas Teguh.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads