Heboh Supeltas Tewas di Parit Mojokerto, Tetangga Dengar Suara Aneh

Heboh Supeltas Tewas di Parit Mojokerto, Tetangga Dengar Suara Aneh

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Selasa, 30 Jun 2026 10:49 WIB
Supeltas ditemukan tewas di parit Mojokerto
Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim
Mojokerto -

Seorang sukarelawan pengatur lalu lintas (supeltas), Suryadi alias Kasdut (39) ditemukan tewas di parit Dusun Pagerluyung Wetan, Desa Pagerluyung, Gedeg, Mojokerto. Dini hari tadi, tetangganya sempat mendengar suara benda jatuh.

Jasad Suryadi ditemukan tengkurap di dalam parit persis di bawah Jalan Raya Desa Pagerluyung. Parit ini dipisahkan pagar besi (guardrill) dengan jalan lingkungan. Posisi mayat dekat dengan permukiman Dusun Pagerluyung Wetan.

Ketika ditemukan, Suryadi masih memakai jaket biru kombinasi putih, kaus hijau, serta celana biru tua. Mayatnya sudah kaku meskipun belum mengalami pembusukan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga Dusun Pagerluyung Wetan, Fitri Kartini (27) menuturkan, mayat Suryadi pertama kali ditemukan warga yang melintas pagi tadi sekitar pukul 07.00 WIB. Warga tersebut memanggil ibunya untuk memastikan benda di parit itu manusia atau bukan.

ADVERTISEMENT

"Kemudian dilihat oleh ibu saya, itu Kasdut. Setelah itu warga berbondong-bondong melihat," terangnya kepada wartawan di lokasi, Selasa (30/6/2026).

Tempat tinggal Suryadi rupanya persis di belakang rumah Fitri. Sehari-hari, korban menjadi supeltas di Exit Pagerluyung dari Gerbang Tol (GT) Mojokerto Barat, Tol Jombang-Mojokerto (Jomo).

Fitri mengaku mendengar suara aneh dini hari tadi sekitar pukul 00.30 WIB. Yaitu suara benda jatuh yang cukup jelas.

"Saya kira tikus yang di dalam rumah jatuh. Saya tidak menyangka kalau orang yang jatuh," ungkapnya.

Tim Inafis Satreskrim Polres Mojokerto Kota telah melakukan olah TKP penemuan mayat Suryadi. Dibantu para relawan, polisi lantas mengevakuasi jasad pak ogah ini ke RSUD RA Basoeni, Kecamatan Gedeg.

Kapolsek Gedeg AKP Dimas Adit Sutono membenarkan mayat pria tersebut Suryadi yang sehari-hari menjadi polisi cepek di Exit Tol Pagerluyung. Menurutnya, korban beraktivitas seperti biasa sebagai supeltas pada Senin (29/6) malam.

"Penyebab kematian masih kami dalami, nanti kita lihat hasil visumnya seperti apa. Kemarin malam korban dengan siapa, masih dalam penyelidikan," tandasnya.




(ihc/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads