Sempat Dibantah, Kejati Jatim Akhirnya Akui Copot Kajari Tuban

Sempat Dibantah, Kejati Jatim Akhirnya Akui Copot Kajari Tuban

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Jumat, 03 Jul 2026 11:15 WIB
Kajari Tuban, Supardi dicopot karena diduga terseret kasus tambang ilegal
Kajari Tuban, Supardi dicopot karena diduga terseret kasus tambang ilegal/Foto: Dok. Istimewa
Surabaya -

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur akhirnya membenarkan pencopotan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tuban Supardi dan Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Akhmad Akhsan. Keduanya kini menjalani pemeriksaan atas dugaan pelanggaran indisipliner dalam menjalankan tugas.

Sebelumnya, informasi mengenai pencopotan tersebut sempat dibantah Kejati Jatim. Namun, pada Jumat (3/7/2026), Kejati memastikan Supardi dan Akhmad Akhsan telah dibebastugaskan sementara demi kelancaran proses pemeriksaan.

Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Jatim Adnan Sulistiyono mengatakan, pemeriksaan terhadap keduanya sedang dilakukan oleh bidang pengawasan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

"Bahwa pada minggu yang lalu Kajari Tuban dan Kasi Pidum diduga melakukan perbuatan indisipliner dalam tugas, sehingga sekarang sedang dilakukan pemeriksaan oleh pengawasan," kata Adnan saat dikonfirmasi detikJatim, Jumat (3/7/2026).

Untuk menjamin kelancaran pelaksanaan tugas di Kejari Tuban, Kejati Jatim menunjuk Abdul Rasyid sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kajari Tuban.

"Jadi, untuk mempermudah proses pemeriksaan sementara tugas-tugas kantor KN (Kejari Negeri) Tuban ditunjuk PLH, Abdul Rasyid (sebagai PLH Kepala Kejari Tuban)," imbuh dia.

Pencopotan Supardi dan Akhmad Akhsan sebelumnya ramai diperbincangkan setelah akun media sosial resmi Kejari Tuban mengunggah foto Abdul Rasyid sebagai pimpinan Kejari Tuban pada Selasa (30/6/2026). Informasi yang beredar saat itu juga mengaitkan pencopotan tersebut dengan penanganan perkara dugaan tambang ilegal di Kabupaten Tuban.

Namun, saat dikonfirmasi detikJatim pada Selasa (30/6/2026), Adnan sempat membantah informasi tersebut. Ia menyebut aktivitas yang terlihat hanya penataan rumah dinas Kajari Tuban.

"Videonya itu pas kemarin anak-anak masukin sprei dan nata rumah dinas Pak Kajari, informasi dari Kasi Intel Tuban. Sampai saat ini saya belum dapat informasinya," Selasa (30/6/2026).

Saat ditanya mengenai adanya pihak lain yang turut diamankan dalam kasus tersebut, Adnan menegaskan hanya Kajari Tuban dan Kasi Pidum yang saat ini menjalani pemeriksaan.

"Itu saja (hanya Kepala dan Kasi Pidum Kejari Tuban yang diamankan)," tutupnya.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads