Program budidaya uwi ungu yang dikembangkan Polres Kediri bersama sejumlah pemangku kepentingan mulai menunjukkan hasil positif. Ribuan tanaman yang ditanam di Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri kini memasuki fase pertumbuhan dengan sulur-sulur tanaman mulai merambat pada ajir yang telah dipasang di area budidaya.
Kegiatan itu dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal sekaligus berkoordinasi dengan pengelola lahan terkait perawatan dan pemeliharaan tanaman.
Budidaya uwi ungu menjadi salah satu program yang didorong Polres Kediri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden RI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Program ini dijalankan melalui kolaborasi dengan PCTA Indonesia, Pondok Jati Diri Bangsa, Pemerintah Kabupaten Kediri, Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri, Forkopimcam Wates, serta kelompok tani setempat.
Sebanyak 3.000 bibit uwi ungu ditanam di lahan seluas 3.850 meter persegi yang berada di belakang Mapolsek Wates. Bibit tersebut berasal dari PCTA Bekasi, Pondok Jati Diri Bangsa, serta petani dari Kabupaten Magetan.
Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji mengatakan pertumbuhan tanaman yang mulai merambat menjadi indikator bahwa program budidaya berjalan sesuai target.
"Saat ini uwi ungu sudah mulai merambat dan menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik. Program ini dibangun melalui kolaborasi berbagai pihak agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan," kata AKBP Bramastyo Priaji kepada detikjatim.com. Senin (1/6/2026).
Menurutnya, uwi ungu memiliki potensi sebagai sumber pangan alternatif yang dapat mendukung diversifikasi pangan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Polres Kediri akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap program tersebut agar proses budidaya berjalan maksimal hingga masa panen.
"Pendampingan dan pemantauan akan terus dilakukan agar pengembangan uwi ungu dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," jelas AKBP Bramastyo.
Program budidaya uwi ungu ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah melalui sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, lembaga masyarakat, dan kelompok tani di Kabupaten Kediri.
Dengan pertumbuhan tanaman yang terus menunjukkan perkembangan positif, program tersebut diharapkan mampu menjadi model pengembangan pangan lokal yang berkelanjutan.
(ihc/dpe)