1.002 Personel Gabungan Kawal Pengesahan Calon Warga PSHT di Gresik

1.002 Personel Gabungan Kawal Pengesahan Calon Warga PSHT di Gresik

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Selasa, 16 Jun 2026 23:15 WIB
Personel gabungan mengamankan kegiatan pengesahan calon warga PSHT
Personel gabungan mengamankan kegiatan pengesahan calon warga PSHT. (Foto: Jemmi Purwodianto/detikJatim)
Gresik -

Sebanyak 1.002 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan kegiatan pengesahan calon warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Gresik. Ribuan petugas tersebut disiagakan di sejumlah titik guna memastikan prosesi berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengatakan, personel yang diterjunkan terdiri dari 700 anggota Polri dan 302 personel gabungan dari TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta pengamanan internal (Pamter) PSHT.

"Kami menerjunkan total 1.002 personel gabungan untuk melakukan pengamanan dan penjagaan di sejumlah titik. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian pengesahan calon warga PSHT berjalan aman dan kondusif," ujar Ramadhan, Selasa (16/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menegaskan, pihaknya bersama pengurus PSHT Cabang Gresik maupun pusat telah bersepakat bahwa kegiatan pengesahan hanya diikuti oleh calon warga yang akan disahkan. Tidak diperbolehkan adanya penggembira yang ikut mengantar maupun mengikuti kegiatan tersebut.

ADVERTISEMENT

"Kami sudah berkoordinasi dan ada kesepakatan bersama dengan pengurus PSHT. Selama kegiatan pengesahan tidak ada penggembira yang ikut. Jika ditemukan ada penggembira yang datang atau mengikuti rombongan, maka akan kami amankan untuk dilakukan pembinaan dan selanjutnya diantar pulang ke rumah masing-masing," tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 500 calon warga PSHT akan diberangkatkan secara terkoordinasi dari masing-masing kecamatan menuju Padepokan PSHT di Kecamatan Cerme. Seluruh peserta akan mendapatkan pengawalan dari aparat kepolisian sejak keberangkatan hingga kembali ke daerah asalnya setelah prosesi pengesahan selesai.

"Kami melakukan pengawalan dari titik kumpul di masing-masing kecamatan menuju padepokan dan saat kembali pulang. Tujuannya agar perjalanan aman serta tidak menimbulkan gangguan kamtibmas di jalan," imbuhnya.

Ramadhan juga berpesan kepada para calon warga yang nantinya resmi menjadi pendekar PSHT agar dapat menunjukkan sikap ksatria serta menjaga nama baik organisasi. Menurutnya, seorang pendekar harus mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

"Setelah disahkan menjadi warga atau pendekar, saya berharap mereka memiliki jiwa ksatria, menjunjung tinggi adab, serta menjaga nama baik perguruan. Jangan sampai melakukan tindakan yang dapat menimbulkan kegaduhan, kerusuhan, maupun pelanggaran hukum. Tunjukkan perilaku yang santun, beradab, dan mampu membawa manfaat bagi lingkungan sekitar sesuai nilai-nilai luhur yang diajarkan dalam perguruan," pungkasnya.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads