Kabupaten Ponorogo yang dikenal dengan sate ayam khasnya, kini punya menu baru bernama sate kuah rempah. Sajian ini menawarkan sensasi berbeda dari sate ayam pada umumnya.
Menu tersebut bisa ditemui di Warung Cangkemoe, Jalan Suromenggolo atau Jalan Baru, Kelurahan Nologaten, Ponorogo. Aroma kuah rempah langsung tercium begitu memasuki warung.
Berbeda dari sate ayam Ponorogo yang identik dengan bumbu kacang kental, sate kuah ini disajikan dengan siraman kuah rempah berbahan kaldu daging sapi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di dapur, koki Ririt tampak cekatan memotong, menusuk, dan membakar sate di atas arang. Secara bersamaan, ia meracik kuah dari jahe, serai, bawang putih, cabai, santan, dan potongan daging sapi.
Kuah yang dihasilkan bertekstur kental, sekilas mirip gulai, dengan rasa gurih dan hangat di tenggorokan. Perpaduan sate bakar dan kuah rempah ini menciptakan cita rasa baru.
Pemilik Warung Cangkemoe, Ahmad Salahuddin mengatakan, menu ini sengaja dibuat untuk memberi pilihan yang mengenyangkan sekaligus cocok dinikmati saat musim hujan dan berbuka puasa.
"Kuahnya dari rempah dan kaldu daging sapi, jadi rasanya lebih kuat. Alhamdulillah bisa diterima masyarakat," ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Salah satu pelanggan, Adhifa Choirunnisa, mengaku terkesan dengan rasanya. "Unik, biasanya sate pakai bumbu kacang. Ini ada kuah rempahnya, lebih medok dan gurih," katanya.
Dengan harga Rp 10 ribu per porsi lengkap dengan nasi, sate kuah rempah ini perlahan menjadi primadona baru kuliner Ponorogo, terutama sebagai menu hangat untuk berbuka.
(auh/hil)