Arema FC menjamu Semen Padang FC dalam kompetisi lanjutan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (15/2)pukul 15.30 WIB. Ratusan personel gabungan dikerahkan untuk pengamanan pertandingan.
Total ada sebanyak 652 personel yang bersiaga untuk memastikan pertandingan sore ini berjalan aman dan kondusif. Personel gabungan ini terdiri dari unsur TNI-Polri, Pemkab Malang hingga petugas pengamanan internal stadion.
Pengamanan dilakukan secara berlapis, mulai dari area luar stadion, pintu masuk, tribun penonton, hingga pengawalan arus kedatangan dan kepulangan suporter. Skema ini disusun dengan mengacu pada pola pengamanan pertandingan sebelumnya, yang menitikberatkan pada langkah preventif dan humanis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan, seluruh personel telah dibekali arahan teknis agar pengamanan berjalan profesional dan mengedepankan keselamatan semua pihak.
"Pengamanan kami laksanakan secara terpadu dan berlapis, dengan mengedepankan pendekatan humanis. Personel ditempatkan di titik-titik strategis untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, baik sebelum, saat, maupun setelah pertandingan," ujar AKBP Taat, dalam keterangannya, Minggu (15/2).
Ia menambahkan, Polres Malang juga berkoordinasi dengan panitia pelaksana dan pengamanan internal stadion untuk memastikan seluruh prosedur keselamatan dipatuhi, termasuk pengaturan arus suporter dan kendaraan.
"Kami mengimbau seluruh suporter untuk mematuhi aturan, menjaga ketertiban, serta tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Sepak bola harus menjadi hiburan yang aman dan nyaman bagi semua," tegasnya.
Dengan pengamanan ketat dan sinergi lintas instansi, pertandingan Arema FC kontra PS Semen Padang diharapkan dapat berlangsung lancar, aman, dan kondusif hingga akhir laga.
(ihc/dpe)
