Madura United menyongsong musim depan dengan bermanuver lebih awal. Klub berjuluk Sapeh Kerrab tersebut mendeklarasikan Jose Manuel Gomes da Silva sebagai pelatih barunya.
Madura United ingin segera berbenah agar kesalahan musim lalu tak terulang. Saat itu, Sapeh Kerrab mengakhiri kompetisi di peringkat ke-14 dengan 35 poin setelah berjuang keluar dari zona degradasi sepanjang musim.
Dirut PT PBMB, Annisa Zhafarina mengatakan bahwa klubnya memilih bergegas lebih awal. Pengumuman pelatih baru menjadi semacam pernyataan bahwa Sapeh Kerrab enggan terlambat dalam mempersiapkan tim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami memilih bergerak cepat karena waktu tidak pernah menunggu. Di bawah kepemimpinan nakhoda baru, Madura United siap melakukan perombakan besar demi mengarungi musim yang tangguh ini. Di tengah ombak persaingan yang kian menderu, kami tidak boleh lambat sedetik pun," tutur Annisa Zhafarina.
Jose Manuel Gomes da Silva bukanlah nama baru di sepak bola Indonesia. Pelatih yang akrab disebut Ze Gomes itu sebelumnya pernah membesut Arema FC selama empat bulan.
Bersama Singo Edan, Ze mendampingi tim dalam 17 pertandingan dengan riwayat 8 kalah, 4 imbang, dan 5 kali menang. Capaian itu membuatnya terdepak dari Arema pada bulan Mei 2025.
Kini, juru taktik asal Portugal itu akan melanjutkan karier kepelatihannya di Indonesia. Madura United dengan semangat tinggi mengumumkan kehadirannya.
"Selamat Datang Coach Jose Manuel Gomes da Silva. Langkah gerak cepat manajemen untuk segera merajut kembali kekuatan Laskar Sape Kerrab," ujar Annisa.
Sebagai juru taktik baru, Ze Gomes diberi kewenangan penuh oleh manajemen Sapeh Kerrab untuk menyusun komposisi pemainnya. Hal tersebut dilakukan untuk menunjang Ze dalam meramu tim.
"Musim ini adalah momentum pembenahan besar, dan kami percaya di tangan nakhoda yang tepat, tim dari pulau yang garam ini akan "Ngerrab" lebih jauh lagi. Kami juga akan pasrahkan dalam pemilihan para skuad Laskar Sapeh Kerrab," pungkas Annisa.
Dalam menjalankan tugasnya, Ze akan dibantu oleh Rakhmad Basuki, Amiruddin, Rony Azani sebagai asisten pelatih. Di tim kepelatihannya, ada satu lagi nama menarik yang bertugas sebagai analis tim, yaitu Hilton Moreira.
(auh/abq)