Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochammad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, menyebut jumlah petugas haji dari unsur TNI dan Polri tahun 2026 ini ditambah jauh lebih banyak. Hal ini dilakukan untuk memperkuat kedisiplinan dan pelayanan kepada jemaah.
Gus Irfan juga mengatakan penambahan ini sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Jika dihitung, penambahannya mencapai 140% atau dua kali lipat lebih.
"Tahun kemarin petugas dari TNI dan Polri ada 70 sekian, hari ini kita tambah menjadi 170 sekian," kata Gus Irfan saat ditemui di acara Penguatan Tata Kelola Haji di Jakarta, dikutip detikHikmah, Rabu (14/1/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain TNI-Polri, Gus Irfan juga memastikan adanya penambahan petugas dari tenaga kesehatan (nakes). Namun, ia memastikan detail jumlahnya.
"Tenaga kesehatan ditambah. Angkanya belum tahu persis saya," tutur Gus Irfan.
Kendati demikian, Gus Irfan lebih menekankan pada pengetatan pemeriksaan kesehatan awal bagi jemaah. Agar pelaksanaan haji 2026 berjalan lancar.
"Tapi lebih penting lagi pemeriksaan kesehatan awal ini lebih serius," lanjutnya.
Pagi ini, Gus Irfan juga sempat memantau pendidikan dan pelatihan (diklat) para petugas haji di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta. Ia turun langsung ke lapangan untuk memantau kualitas pelatihan hingga urusan logistik petugas.
Baca artikel selengkapnya di sini.
(bai/bai)
