Imbas Penembakan Pilot-Kopilot di Boven Digoel: Warga Mengungsi-Bandara Ditutup

Regional

Imbas Penembakan Pilot-Kopilot di Boven Digoel: Warga Mengungsi-Bandara Ditutup

Paulus Pulo - detikKalimantan
Kamis, 12 Feb 2026 13:30 WIB
Pesawat Smart Air ditembaki saat mendarat di Bandara Korowai Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Pilot dan kopilot tewas.
Foto: Pesawat Smart Air ditembaki saat mendarat di Bandara Korowai Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. (dok. istimewa)
Boven Digoel -

Insiden penembakan di Bandara Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, menewaskan pilot dan kopilot Smart Air. Satgas Ops Damai Cartenz 2026 mengatakan terduga penembak berasal dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Elkius Kobak.

Dilansir detikSulsel, demi keamanan, petugas mengungsikan puluhan warga di sekitar Bandara Korowai. Setidaknya 39 warga dievakuasi sementara ke daerah Senggo.

"Dampak psikologis turut dirasakan warga yang bermukim di sekitar Bandara Korowai. Berdasarkan data sementara, 39 warga sempat mengungsi ke arah Senggo karena rasa takut," kata Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026 Kombes Yusuf Sutejo kepada wartawan, Kamis (12/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut penelusuran satgas, diduga KKB pimpinan Elkius Kobak ini menjadi dalang penembakan pesawat Smart Air ketika baru mendarat di Bandara Korowai pada Rabu (11/2) siang. Para pelaku kini tengah diburu.

"Aparat menduga keterlibatan kelompok bersenjata yang mengatasnamakan diri sebagai KKB Yahukimo, termasuk kelompok yang dikenal dengan sebutan Batalion Kanibal dan Batalion Semut Merah yang dipimpin Elkius Kobak," jelas Kombes Yusuf.

Sebanyak 20 personel Ops Damai Cartenz diterjunkan ke lokasi. Pasukan ini diperkuat 12 personel Kopasgat TNI AU. Koordinasi lanjutan dilakukan dengan jajaran TNI AD untuk penguatan pengamanan karena wilayah tersebut merupakan bandara perintis yang melayani akses vital masyarakat pedalaman.

Sementara itu, jenazah dua korban yakni atas nama Egon Erwan dan Baskoro telah dievakuasi dari Bandara Korowai Batu pada Kamis (12/2) pagi pukul 07.00 WIT. Selanjutnya jenazah dibawa ke RSUD Mimika sebelum diterbangkan ke Jakarta.

"Pagi ini kedua korban sudah dievakuasi dari Bandara Korowai ke RSUD Mimika. Sekarang jenazah di RSUD Mimika. Kedua jenazah selanjutnya dilakukan proses identifikasi dan autopsi. Setelah itu dilakukan pemulasaran jenazah baru nanti diterbangkan ke Jakarta," bebernya.

Akibat insiden ini, operasional Bandara Korowai juga dihentikan sementara dengan alasan keamanan. Untuk diketahui, Bandara Korowai Batu merupakan bandara perintis dan satu-satunya akses ke wilayah Kampung Danowage, Distrik Yaniruma, Boven Digoel.

"Untuk sementara, penerbangan dari Tanah Merah menuju Bandara Korowai Batu dihentikan hingga situasi dinyatakan sepenuhnya aman," ujar Yusuf.

Baca selengkapnya di sini dan di sini.




(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads