Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan perang dengan Iran akan segera berakhir. Namun Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menegaskan pihaknya yang akan menentukan akhir perang.
"Kamilah yang akan menentukan akhir perang," kata Garda Revolusi dalam sebuah pernyataan, dilansir kantor berita AFP, Selasa (10/3/2026).
"Situasi dan status masa depan kawasan ini sekarang berada di tangan angkatan bersenjata kami; pasukan Amerika tidak akan mengakhiri perang," imbuh pernyataan itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, dikutip detikNews, Trump mengatakan perang melawan Iran sudah 'sangat tuntas'. Trump menyebut Washington jauh lebih cepat dari perkiraan awal soal perang akan berlangsung selama empat hingga lima pekan.
Pernyataan terbaru dari Trump itu, seperti dilansir Reuters pada Selasa (10/3/2026), disampaikan dalam wawancara telepon dengan CBS News pada Senin (9/3) sore waktu setempat. AS dan Israel melancarkan serangan skala besar terhadap Iran sejak 28 Februari, yang memicu eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
"Saya pikir perang ini sudah sangat tuntas, hampir," kata Trump, berbicara kepada CBS News dalam wawancara telepon dari klub golfnya di Doral, Florida.
"Mereka (Iran-red) tidak memiliki angkatan laut, tidak ada komunikasi, mereka tidak memiliki angkatan udara. Rudal-rudal mereka tinggal sedikit. Drone-drone mereka dihancurkan di mana-mana, termasuk pabrik pembuatan drone mereka," klaim Trump dalam wawancara tersebut.
AS sebelumnya mengatakan pasukannya telah menyerang lebih dari 3.000 target di wilayah Iran pada minggu pertama operasi militer, yang diberi nama "Operation Epic Fury".
"Jika Anda lihat, mereka tidak memiliki apa pun yang tersisa. Tidak ada yang tersisa dalam artian militernya," ucap Trump saat berbicara kepada wartawan CBS News, Weijia Jiang, dalam wawancara telepon itu.
Trump juga menyebut AS 'sangat jauh' melebihi perkiraan awal untuk durasi perang, yang sebelumnya diperkirakan oleh Trump akan berlangsung selama 4-5 pekan.
"Kita sangat jauh lebih cepat dari jadwal," sebutnya.
Saat ditanya apakah menurutnya perang akan segera berakhir, Trump menjawab: "Berakhirnya perang itu hanya ada di pikiran saya, bukan pikiran orang lain."
Baca selengkapnya di sini.
(sun/des)
