Viral Video Petugas Damkar Samarinda Tangani Orang Kesurupan saat Lebaran

Viral Video Petugas Damkar Samarinda Tangani Orang Kesurupan saat Lebaran

Riani Rahayu - detikKalimantan
Senin, 23 Mar 2026 21:01 WIB
Tangkapan layar petugas Damkar saat tangani pria yang diduga kesurupan. (Dok.Disdamkarmat Samarinda)
Foto: Tangkapan layar petugas Damkar saat tangani pria yang diduga kesurupan. (Dok.Disdamkarmat Samarinda)
Samarinda -

Video petugas pemadam kebakaran yang menangani seorang pria diduga kesurupan di Samarinda, viral di media sosial.

Peristiwa tersebut terjadi di Posko V Samarinda Seberang milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda pada hari kedua Idulfitri 1447 Hijriah.

Dalam video yang beredar, nampak sejumlah petugas damkar terlihat membantu seorang pria yang mengalami kondisi tidak stabil hingga akhirnya kembali tenang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Personel Damkar Posko V Samarinda Seberang, Novan mengatakan kejadian itu terjadi saat pergantian sif petugas, Minggu 22 Maret 2026 sekitar pukul 08.00 Wita. Saat itu Regu 1 yang selesai bertugas bersiap pulang dan digantikan Regu 2.

"Nah bapak ini memang sering lewat di depan posko. Biasanya hanya mondar-mandir atau sekadar mampir," cerita Novan kepada detikKalimantan, Senin (23/3/2026).

Novan menjelaskan, pada hari pertama Lebaran pria tersebut sempat datang untuk bersilaturahmi ke posko. Petugas sempat menawarkan makanan, namun yang bersangkutan menolak dan langsung melanjutkan perjalanan.

Namun pada pagi hari berikutnya atau hari kedua Lebaran, pria tersebut kembali datang dan meminta pertolongan kepada petugas.

"Datang Langsung dia merasa, 'Anu Pak, minta tolong Pak ini Pak'. Dia bilang nya. Saya ini merasa kesurupan katanya seperti itu," ujarnya.

Tidak berselang lama kemudian pria tersebut menunjukkan perilaku tidak biasa seperti berteriak dan menggerakkan tangan secara tidak terkendali sehingga membuat petugas dan relawan di lokasi sempat panik.

Lantaran bukan merupakan tugas utama pemadam kebakaran, petugas mencoba membantu dengan cara sederhana dengan menenangkan korban sambil membacakan doa-doa saja.

Lalu juga memberikan air minum yang sebelumnya dibacakan doa, kemudian meminta pria tersebut mencuci muka dan meminumnya sambil terus diajak berbicara.

Novan mengatakan proses penanganan tersebut berlangsung sekitar satu setengah jam. Hingga akhirnya, kondisi pria tersebut kembali normal sekitar pukul 09.30 Wita.

"Akhirnya dengan penanganan seperti itu ya syukur alhamdulillah normal ibaratnya seperti itu jadi dan lagi enggak ada lagi yang yang seperti kesurupan," kata Novan.

Ia juga mengungkapkan momen unik saat proses penanganan berlangsung. Ketika petugas meminta pria tersebut beristigfar, yang bersangkutan mengaku beragama Kristen.

"Dia sempat bilang 'Maaf Pak, saya Kristen'. Kami sempat bingung juga, tapi tetap berusaha membantu dengan doa yang kami bisa," ujarnya.

Menurutnya, pria tersebut memang dikenal sering datang ke posko hanya untuk meminta air minum. Dan iformasi dari relawan menyebutkan bahwa ia pernah bekerja sebagai juru parkir di sekitar kawasan tersebut.

Ia menegaskan peristiwa tersebut merupakan pengalaman pertama bagi petugas Damkar di posko tersebut.

"Ini baru pertama kali kami menangani kejadian seperti ini, jadi teman-teman juga sempat bingung karena bukan tugas damkar," katanya.

Meski demikian, Novan menegaskan peristiwa yang viral tersebut bukan rekayasa atau sekadar konten media sosial.

"Itu benar-benar kejadian nyata, bukan gimik atau drama," ujarnya.




(aau/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads