Tim DVI Polri telah mengonfirmasi 15 orang meninggal dunia dalam kejadian tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Pada Rabu (29/4) pagi, dikabarkan satu korban selamat akhirnya meninggal dunia dan menambah panjang daftar korban jiwa dalam insiden ini.
Dilansir detikNews, korban meninggal dunia setelah menjalani perawatan di ICU RSUD Kota Bekasi. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menjenguk para korban menyampaikan bahwa saat ini masih ada dua pasien yang ditangani di ICU.
"Pasiennya kalau secara umum sudah membaik tinggal yang di ICU tiga orang. Tiga orang, dan yang satu sudah meninggal, tinggal dua orang lagi tapi mudah-mudahan bisa sembuh," ungkap Dedi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabar tersebut dikonfirmasi oleh Dirut RSUD Bekasi Ellya Niken Prastiwi. Ellya mengatakan bahwa seorang korban yang sempat dirawat di ICU meninggal hari ini. Korban terkonfirmasi atas nama Mia Citra (25). Sementara masih ada 22 orang yang dalam perawatan.
"Hari ini per hari ini pasien yang dirawat di kami adalah ada 22. Satu baru datang tadi di IGD gitu. 22 ini yang di ICU ada tiga dan qadarullah satu baru saja meninggal," ujar Ellya.
Beberapa korban yang masih berada di RSUD Kota Bekasi telah menjalani operasi, termasuk dua korban yang masih di ICU.
"Semuanya yang di ICU kemarin sudah dalam pasca operasi," jelas Ellya.
Adapun sebelumnya 3 orang korban meninggal dunia telah ditangani di RSUD Kota Bekasi tak lama pascakejadian. Para korban atas nama Nuryati (P/41), Nur Laela (P/39), dan Enggar Retno Krisjayanti (P/35).
Baca selengkapnya di detikNews.
(des/des)
