Resmi! Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Diulang, Gandeng Juri Independen

Resmi! Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Diulang, Gandeng Juri Independen

Dwi Rahmawati - detikKalimantan
Rabu, 13 Mei 2026 15:38 WIB
Konpers Ketua MPR Ahmad Muzani
Foto: Dwi/BeritaKlik
Jakarta -

MPR RI telah melakukan evaluasi pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR 2026 di Provinsi Kalimantan Barat setelah insiden juri dan MC menolak protes salah satu tim peserta dari SMAN 1 Pontianak. Ketua MPR RI Ahmad Muzani pun mengumumkan bahwa final LCC untuk Provinsi Kalbar akan diulang.

Dilansir detikNews, Ahmad Muzani pertama-tama mengucapkan terima kasih atas atensi masyarakat terhadap jalannya LCC terutama di Kalbar. Ia memastikan MPR menerima semua masukan dari masyarakat.

"Dalam kasus Kalimantan Barat, kami mengucapkan terima kasih dan kami semuanya memahami ada kekurangan, ada keterbatasan, ada kekhilafan dalam penyelenggaraan itu. Karena itu, tadi pimpinan setelah mendengarkan itu, mengambil keputusan beberapa hal," ujar Muzani dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat pada Rabu (13/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Muzani menyatakan bahwa MPR sepakat akan mengulang lomba tersebut di Kalbar. MPR RI juga akan segera mengumumkan waktu pelaksanaan lomba ulang.

"Satu, Lomba Cerdas Cermat di tingkat Kalimantan Barat yang final, akan kita lakukan ulang. Pada waktu yang akan segera diputuskan secepat-cepatnya," ungkapnya.

Kemudian, MPR telah melakukan evaluasi terkait sistem penilaian, juri, hingga pelaksanaan acara. Muzani menyatakan bahwa juri yang akan menilai di lomba ulang ini merupakan juri baru yang independen.

"Yang kedua, juri yang akan menjuri dalam Lomba Cerdas Cermat tersebut adalah juri independen," lanjutnya.

Muzani memastikan pimpinan MPR akan mengawasi langsung perlombaan ulang tersebut. MPR juga akan terus melakukan evaluasi terhadap kegiatan inisiasi dari MPR dengan memprioritaskan pandangan masyarakat.

"Dan yang kelima, kami akan terus melakukan evaluasi terhadap penyempurnaan kegiatan-kegiatan MPR yang hari ini terus kita dengarkan pandangan dan masyarakat dengan berbagai macam media yang kita dengar," imbuhnya.

Muzani menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan sejumlah catatan usai insiden yang melibatkan juri dari internal MPR hingga MC di acara tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada peserta lomba yang menggunakan haknya untuk menyampaikan pandangan, kebebasan berbicara, dan menyampaikan protes atas ketidakpuasannya. Dan kami mendengar itu sebagai sebuah cara untuk melatih mereka, untuk melatih menjadi contoh demokrasi yang baik," tegasnya.

Baca selengkapnya di detikNews.




(des/des)

Koleksi Pilihan

Kumpulan artikel pilihan oleh redaksi detikkalimantan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads