Kabar kemunculan pocong jadi-jadian membawa senjata tajam (sajam) yang beraksi pada malam hari ramai diperbincangkan warga Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng). Informasi ini menyebar luas melalui grup Whatsapp hingga membuat sebagian masyarakat merasa resah dalam satu pekan terakhir.
Dalam pesan berantai yang beredar, disebutkan ada sekelompok pelaku kejahatan yang menggunakan kostum pocong untuk menakut-nakuti warga. Narasi itu juga menyebut para pelaku membawa senjata tajam berupa golok dan celurit saat menjalankan aksinya.
Menanggapi informasi yang viral tersebut, Kapolres Kobar AKBP Theodorus Priyo Santosa memastikan kabar itu tidak benar. Polisi telah melakukan penelusuran dan verifikasi terhadap informasi yang beredar di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah dilakukan pengecekan secara mendalam, informasi tersebut tidak benar. Kabar itu berasal dari luar Kalimantan Tengah dan tidak ada kejadian seperti yang disebutkan terjadi di wilayah Kotawaringin Barat," kata Theodorus saat dikonfirmasi, Senin (1/6/2026) malam.
Menurutnya, jajaran kepolisian juga telah melakukan pengecekan langsung ke sejumlah lokasi untuk memastikan situasi sebenarnya. Hasilnya, tidak ditemukan adanya peristiwa sebagaimana yang dinarasikan dalam pesan berantai yang beredar di media sosial maupun WhatsApp.
Meski isu pocong membawa senjata tajam dipastikan hoaks, Kapolres mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi tindak kejahatan.
Ia juga meminta warga tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi serta segera melapor ke polisi atau menghubungi layanan 110 apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
(bai/bai)