Bekas galian embung di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), baru-baru ini memakan korban jiwa. Satpolairud Polres Tanah Bumbu mengambil langkah mencegah hal serupa.
Kasat Polairud Polres Tanah Bumbu Iptu Akhmad Ubaidillah menyebut pihaknya telah memasang rambu-rambu imbauan. Warga diminta tidak berenang ataupun bermain di dekat area bekas galian.
"Selain memperingatkan untuk tidak berenang dan bermain di sekitar area, kami juga mengingatkan bahwa di sana adalah daerah rawan buaya," ujar Ubai saat ditemui detikKalimantan, Kamis (11/6/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ubai mengatakan warga setempat juga membenarkan soal keberadaan buaya di bekas galian tersebut. Sehingga pihaknya mengimbau warga tak beraktivitas di sekitar situ.
"Memang di sana airnya jernih dan bersih, namun di sana tidak bisa untuk berenang dan bermain. Kita sarankan agar bapak-ibu menjaga anaknya agar tidak bermain di area sekitar sana," ucapnya.
Ubai kemudian mengingatkan soal peristiwa tenggelamnya seorang anak pada Minggu (7/6). Saat itu, korban bersama temannya tengah asyik bermain di area dekat bekas galian.
"Tidak lama, korban dikabarkan tenggelam oleh temannya. Itu proses pencariannya lumayan memakan waktu," jelas Ubai.
Pencarian korban memakan waktu hingga 8 jam. Korban ditemukan di dasar bekas galian dengan kondisi tak bernyawa dan tertutup lumpur.
"Kita berharap, imbauan ini didengarkan dan tidak ada lagi korban berikutnya," pungkasnya.
(sun/aau)