Cantiknya 7.000 Lampion Terbang Menghiasi Langit Lamandau Semalam

Kalimantan Tengah

Cantiknya 7.000 Lampion Terbang Menghiasi Langit Lamandau Semalam

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Minggu, 14 Jun 2026 11:00 WIB
Cantiknya 7.000 Lampion Terbang Menghiasi Langit Lamandau Semalam. (Istimewa)
Foto: Cantiknya 7.000 Lampion Terbang Menghiasi Langit Lamandau Semalam. (Istimewa)
Lamandau -

Langit malam Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah tampak bercahaya. Sebanyak 7.000 lampion diterbangkan secara serentak di Desa Sumber Mulya, Kecamatan Bulik, Sabtu (13/6/2026) malam.

Dalam gelaran Sumber Mulya Fest Vol. 4 Tahun 2026 semalam, ribuan warga berkumpul menghadiri agenda tahunan yang paling dinanti di Kabupaten Lamandau itu. Tak hanya masyarakat setempat, pengunjung dari berbagai daerah sekitar juga turut hadir untuk merasakan pengalaman yang penuh makna tersebut.

Ketika hitungan mundur berakhir, ribuan lampion perlahan naik menghiasi langit malam. Cahaya keemasan yang berpendar menciptakan panorama memukau, seolah membawa setiap doa dan harapan warga terbang tinggi menuju angkasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemegahan acara semakin lengkap dengan penampilan artis ibu kota, Ifan Seventeen, menghibur dan mengajak masyarakat larut dalam suasana penuh kebersamaan.

Cantiknya 7.000 Lampion Terbang Menghiasi Langit Lamandau Semalam. (Istimewa)Cantiknya 7.000 Lampion Terbang Menghiasi Langit Lamandau Semalam. (Istimewa)

Salah seorang pengunjung asal Kabupaten Kotawaringin Barat, Farah, mengaku terkesan dengan pengalaman yang ia rasakan saat mengikuti festival tersebut.

"Senang dan kagum juga ketika semua harapan ikut terbang bersama lampion lainnya. Pemandangannya benar-benar luar biasa saat semuanya diterbangkan secara bersamaan," ungkap Farah.

Menurut Farah, pelepasan lampion bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan simbol harapan yang menyatukan banyak orang dalam satu momen yang sama. Sama halnya yang diutarakan Natalia, salah seorang warga Lamandau. Ia menggambarkan suasana malam itu sebagai momen yang hangat, damai, dan sarat rasa syukur.

"Acara ini bukan hanya menghadirkan pemandangan indah, tetapi juga menjadi momen yang menyatukan hati warga dan para pengunjung dalam keindahan yang sederhana namun menyentuh," ungkapnya.

Menurut Natalia, setiap lampion yang terbang membawa doa dan harapan bagi masa depan Kabupaten Lamandau yang lebih baik.

"Semoga cahaya lampion itu menjadi pengingat bahwa harapan akan selalu terang dan mampu terbang tinggi selamanya," tuturnya.

Perpaduan warna-warni lampion yang menerangi langit malam menjadi bukti bahwa festival ini bukan hanya tentang hiburan, tetapi juga tentang kebersamaan, harapan, dan semangat masyarakat Lamandau yang terus menyala dari tahun ke tahun.

Cantiknya 7.000 Lampion Terbang Menghiasi Langit Lamandau Semalam. (Istimewa)Cantiknya 7.000 Lampion Terbang Menghiasi Langit Lamandau Semalam. (Istimewa)

Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra, turut hadir dalam acara tersebut. Ia menyampaikan rasa syukur serta apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Lamandau, Pemerintah Desa Sumber Mulya, dan seluruh masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan.

Rizky mengungkapkan bahwa berbagai rangkaian acara yang telah sukses dilaksanakan, mulai dari pertunjukan seni dan budaya, grebeg gunungan, Festival Jaranan Satrio Budoyo, pengajian akbar Lamandau Bersholawat, hingga malam puncak Festival Lampion, menjadi bukti nyata besarnya potensi yang dimiliki desa.

"Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Sumber Mulya memiliki semangat kebersamaan, kreativitas, serta kepedulian yang tinggi terhadap pelestarian budaya dan nilai-nilai sosial keagamaan," ujarnya.

"Kegiatan ini memberikan ruang yang sangat baik bagi para pelaku UMKM untuk berkembang dan menjadi motor penggerak dalam meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar," sambung dia.

Lebih lanjut, Bupati Rizky Aditya Putra berharap keberhasilan penyelenggaraan Sumber Mulya Fest tidak berhenti sampai di sini, melainkan mampu menjadi inspirasi bagi wilayah lain. Bupati Lamandau kemudian secara resmi menutup penyelenggaraan Sumber Mulya Fest Tahun 2026.

"Saya berharap keberhasilan penyelenggaraan Sumber Mulya Fest dapat menjadi inspirasi dan contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Lamandau untuk terus menggali potensi yang dimiliki, mengembangkan kreativitas masyarakat, serta menyelenggarakan kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi daerah," harapnya.




(aau/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads