Orasi Di Depan Anggota DPRD Kalsel, Mahasiswi Resah Soal Kemiskinan

Orasi Di Depan Anggota DPRD Kalsel, Mahasiswi Resah Soal Kemiskinan

Khairun Nisa - detikKalimantan
Senin, 15 Jun 2026 16:50 WIB
Mahasiswa Poliban Uswatun Hasanah berorasi di depan anggota DPRD Provinsi Kalsel.
Mahasiswa Poliban Uswatun Hasanah berorasi di depan anggota DPRD Provinsi Kalsel. Foto: Khairun Nisa/detikKalimantan
Banjarmasin -

Tak hanya orasi dari mahasiswa yang menggema dalam demonstrasi di depan Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Suara mahasiswi dari Politeknik Negeri Banjarmasin turut menggema.

Uswatun Hasanah, anggota BEM Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) ini turut menyuarakan keresahannya terhadap kondisi masyarakat di Banjarmasin. Di depan anggota DPRD yang menemui massa, dia meminta mereka untuk turun ke lapangan.

"Coba bapak main-main ke daerah Bumi Mas, di sana banyak anak yang tidak bisa melanjutkan pendidikan karena tidak bisa membeli peralatan sekolah. Memang ada KIP, tapi tidak merata," ujarnya, Senin (15/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia turut menyuarakan bagaimana kondisi nyata di lapangan terkait kondisi perekonomian masyarakat yang sangat berbeda dari kondisi pemerintahnya. Ia mengungkapkan, banyak masyarakat Kalsel yang bahkan tidak memiliki tempat tinggal, tidak memiliki pekerjaan, bahkan tidak memiliki pendidikan yang layak.

"Ini merupakan bentuk kegagalan pemerintah dalam mensejahterakan masyarakatnya," tegas Uswatun.

Dirinya menyuarakan mengenai bagaiman rakusnya pemerintah dalam berbagai hal tanpa memikirkan bagaimana nasib rakyatnya. Uswatun menyoroti ketidak adilan nasib antara rakyat dengan pemimpinnya.

"Lihat pak di jalan A Yani setiap malam banyak tukang becak yang tidur di sana. Coba pak tengok ke sana, lihat ke sana," bebernya.

Selain kondisi perekonomian, ia menyoroti gagalnya DPRD Kalsel dalam mengawasi fasilitas umum untuk masyarakat. Yakni jalan rusak yang bahkan hampir tidak tersentuh, fasilitas umum yang rusak bekas banjir 2021 silam, serta beberapa kondisi lain yang disebutnya hampir tidak pernah disorot oleh DPRD.

"Dengarkan kami, Pak. Untuk apa bapak semua duduk menjadi dewan perwakilan rakyat kalau tidak bisa mewakili rakyat?" tandasnya.

Diketahui, dalam aksi Senin (15/6) ini sejumlah mahasiswa dari beberapa kampus ikut turun menyuarakan aspirasi. Yakni dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Universitas Islam Kalimantan Al Banjari (Uniska Banjarmasin), Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin, Politeknik Banjarmasin (Poliban), Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB), STIT Darul Hijrah, STIMI Banjarmasin.




(bai/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads