Duka yang menyelimuti keluarga Aipda Yudhi Perdana Putra turut dirasakan jajaran Polda Kalimantan Tengah dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan bersama Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mendatangi rumah duka di Jalan Semangka Nomor 22A, Kelurahan Kasongan, Jumat (3/7/2026) sore.
Kedatangan Kapolda dan Gubernur disambut haru pihak keluarga almarhum. Keduanya menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga Aipda Yudhi yang gugur saat menjalankan tugas dalam operasi pemberantasan narkoba di Kabupaten Katingan.
Sebelum tiba di rumah duka, Irjen Pol Iwan Kurniawan terlebih dahulu memimpin patroli udara bersama tim Basarnas untuk memantau lokasi kejadian dan membantu proses pencarian korban di kawasan sungai sekitar Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai memastikan jalannya operasi pencarian, Kapolda bersama Gubernur langsung bertolak menuju Kasongan untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga almarhum. Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah Kombes Pol Budi Rachmat mengatakan kunjungan tersebut merupakan bentuk empati sekaligus penghormatan kepada anggota yang gugur dalam menjalankan tugas negara.
"Setelah melakukan pantauan udara, beliau Kapolda Kalteng bersama Gubernur Kalteng melayat ke rumah duka Aipda Yudhi di Katingan," ujar Budi, Jumat (3/7/2026).
Menurut Budi, kehadiran Kapolda dan Gubernur menjadi bukti bahwa pengabdian Aipda Yudhi Perdana Putra mendapat penghormatan dari institusi kepolisian maupun pemerintah daerah.
"Di tengah duka yang mendalam, keluarga almarhum tidak sendiri. Negara hadir melalui para pemimpinnya untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Bhayangkara yang mengorbankan jiwa demi menjaga masyarakat dari ancaman peredaran narkoba," ujarnya.
Aipda Yudhi Perdana Putra gugur saat bertugas dalam operasi pemberantasan narkoba di wilayah Kecamatan Katingan Tengah. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh jajaran Polda Kalimantan Tengah.
Di tengah proses pencarian korban lain dan pengejaran terhadap para pelaku penyerangan, Polda Kalimantan Tengah memastikan seluruh rangkaian penanganan kasus terus dilakukan secara maksimal.
"Sementara itu, penghormatan kepada Aipda Yudhi menjadi pengingat atas besarnya pengorbanan seorang anggota Polri yang mengabdikan diri demi menjaga keamanan dan menyelamatkan masyarakat dari bahaya narkoba," pungkasnya.
(des/des)
