Sosok Aipda Yudhi di Mata Rekan: 15 Tahun Tangani Narkoba hingga Diincar Bandar

Kalimantan Tengah

Sosok Aipda Yudhi di Mata Rekan: 15 Tahun Tangani Narkoba hingga Diincar Bandar

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Jumat, 03 Jul 2026 15:39 WIB
Aipda Yudhi (paling kanan) dan Ipda Kamalul Fami (paling kiri) saat upacara 1 Juli 2018 di Polres Katingan.
Aipda Yudhi (paling kanan) dan Ipda Kamalul Fami (paling kiri) saat upacara 1 Juli 2018 di Polres Katingan. Foto: Dok. Pribadi Ipda Kamalul Fahmi
Katingan -

Duka atas gugurnya Aipda Yudhi Perdana Putra saat operasi pemberantasan narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, masih dirasakan rekan-rekan seangkatannya. Salah satunya datang dari Kapolsek Kumai Ipda Kamalul Fahmi yang mengaku akrab karena satu letting dengan almarhum.

Ipda Kamalul Fahmi menuturkan, dirinya dan Aipda Yudhi merupakan satu angkatan pendidikan Bintara Polri Gelombang II Tahun 2005 dengan nama letting ZLD.

"Letting saya itu yang meninggal, Bang. Kami satu angkatan Bintara Gelombang II tahun 2005. Nama angkatan kami ZLD," ujarnya, Jumat (3/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kamalul mengaku kabar duka tersebut terasa sangat dekat karena dirinya pernah bertugas sekitar 10 tahun di Polsek Katingan Tengah. Bahkan, lokasi bentrokan yang merenggut nyawa Aipda Yudhi merupakan kampung halamannya.

"Saya dinas di Polsek Katingan Tengah sekitar 10 tahun. Lokasi TKP bentrokan itu kampung halaman saya," katanya.

Menurut Kamalul, sejak awal berdinas di Polres Katingan, Aipda Yudhi menghabiskan sebagian besar masa pengabdiannya di Satuan Reserse Narkoba. Selama lebih dari satu dekade, almarhum terlibat dalam banyak pengungkapan kasus narkoba di wilayah hukum Polres Katingan.

Berdasarkan informasi yang diterimanya dari personel Polsek Katingan Tengah, para pelaku diduga telah mengincar Aipda Yudhi karena banyak jaringan maupun rekan mereka yang sebelumnya berhasil ditangkap oleh almarhum.

"Informasi terakhir yang saya terima, para pelaku memang mengincar beliau karena sudah banyak rekan mereka yang pernah ditangkap oleh almarhum dalam kasus narkoba," ungkapnya.

Di luar tugas sebagai anggota Polri, Aipda Yudhi juga dikenal aktif membina olahraga basket di Kabupaten Katingan. Selain itu, ia memiliki jiwa wirausaha dengan mengelola usaha keramba ikan dan kebun sawit sebagai penopang ekonomi keluarga.

"Beliau juga seorang wirausahawan. Punya usaha keramba ikan dan kebun sawit. Orangnya pekerja keras dan cukup sukses menjalankan usaha di luar tugasnya sebagai anggota Polri," tutur Kamalul.

Kamalul menambahkan, selama berdinas, Aipda Yudhi dikenal sebagai personel yang disiplin dan berdedikasi. Menurutnya, almarhum tidak pernah tersangkut pelanggaran disiplin maupun kode etik kepolisian.

"Selama berdinas beliau baik, tidak pernah mendapat hukuman disiplin ataupun pelanggaran kode etik. Dedikasinya untuk institusi sangat luar biasa," pungkasnya.




(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads