Kebakaran Dekat Bandara H Asan Sampit, Jadwal Penerbangan Masih Normal

Kalimantan Tengah

Kebakaran Dekat Bandara H Asan Sampit, Jadwal Penerbangan Masih Normal

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Sabtu, 04 Jul 2026 13:40 WIB
Bandara H Asan Sampit, Kalimantan Tengah.
Foto: Dok. Bandara H Asan Sampit
Kotawaringin Timur -

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Jalan Ir Soekarno, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, belum berdampak terhadap operasional penerbangan di Bandara H Asan Sampit. Meski titik api berada di kawasan yang berdekatan dengan jalur lepas landas dan pendaratan pesawat, seluruh penerbangan pada Sabtu (4/7/2026) tetap berlangsung sesuai jadwal.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara H Asan Sampit, Abdul Haris, memastikan hingga saat ini aktivitas penerbangan masih berjalan normal.

"Sampai dengan saat ini tidak mempengaruhi penerbangan di bandara. Hari ini penerbangan masih sesuai jadwal, ada empat penerbangan," ujarnya kepada detikKalimantan, Sabtu (4/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Empat penerbangan yang beroperasi meliputi rute Jakarta-Sampit pulang pergi oleh NAM Air, Sampit-Surabaya pulang pergi oleh NAM Air, Surabaya-Sampit pulang pergi oleh Wings Air, serta Jakarta-Sampit pulang pergi oleh Super Air Jet.

Di sisi lain, upaya pemadaman kebakaran terus dilakukan tim gabungan. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kotawaringin Timur, Multazam, mengatakan luas lahan yang terbakar telah mencapai sekitar empat hektare. Api telah merambat ke lapisan gambut sehingga proses pemadaman menjadi lebih sulit.

Menurutnya, dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh unsur kesengajaan. Selain itu, kondisi cuaca dan minimnya sumber air membuat api cepat meluas.

"Belum ada laporan gangguan penerbangan. Namun kondisi ini tetap menjadi perhatian karena abu gambut bisa terbawa angin cukup jauh," kata Multazam.

Hingga kini, personel BPBD bersama TNI, Polri, Manggala Agni, pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, dan relawan masih berjibaku di lapangan untuk mencegah api semakin meluas, terutama karena lokasi kebakaran berada di sekitar kawasan bandara.




(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads