Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) membuat permintaan jasa servis genset meningkat tajam. Salah satu bengkel servis di Kota Pontianak, bahkan mencatat jumlah genset yang diperbaiki naik hingga 80 persen dibandingkan hari normal.
Hal itu diungkapkan oleh Teknisi 'Sahabat Teknik', Kalvin. Menurutnya, lonjakan permintaan mulai terasa sejak pemadaman listrik berlangsung dalam beberapa hari terakhir.
"Kalau momen sekarang memang meningkat. Perbaikan genset naik lebih dari 80 persen dibanding hari biasa," kata Kalvin, Senin (6/7/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalvin menjelaskan, sebelum terjadi pemadaman bergilir, bengkelnya lebih banyak menangani perawatan inverter, power tools, dan peralatan industri. Kini, sebagian besar pekerjaan didominasi oleh servis genset.
Menurutnya, pelanggan yang datang mayoritas merupakan pemilik genset rumahan dari Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya.
"Kalau biasanya yang banyak maintenance toko atau perkantoran, sekarang justru genset rumahan yang paling banyak masuk untuk diperbaiki," ujarnya.
Ia mengatakan genset berbahan bakar bensin dengan kapasitas 3.000 hingga 7.000 watt menjadi tipe yang paling sering masuk ke bengkel.
Sementara itu, genset berbahan bakar solar relatif lebih sedikit diperbaiki karena umumnya digunakan oleh perkantoran maupun sektor industri yang telah memiliki jadwal perawatan rutin.
"Yang paling banyak diservis itu genset bensin 3.000 sampai 7.000 watt. Kalau genset solar tidak terlalu banyak karena biasanya sudah ada maintenance sendiri di kantor atau industri," jelasnya.
Untuk jasa servis ringan, Kalvin mengatakan, biaya yang dikenakan berkisar Rp150 ribu hingga Rp200 ribu. Tarif tersebut belum termasuk penggantian oli maupun suku cadang apabila ditemukan kerusakan pada mesin.
Ia juga mengimbau masyarakat yang memiliki genset agar tidak hanya menggunakannya saat listrik padam, tetapi juga melakukan perawatan secara berkala agar mesin tetap dalam kondisi prima.
"Minimal oli diganti sekitar tiga bulan sekali. Dengan perawatan rutin, genset akan lebih siap digunakan ketika terjadi pemadaman listrik," pungkasnya.
(aau/aau)
