Sejumlah wilayah di Indonesia termasuk Kalimantan diimbau waspada terhadap potensi banjir rob pada tanggal 8-22 Juli 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam akun Instagram @infobmkg, mengeluarkan peringatan banjir pesisir akibat fenomena Bulan Perigee dan Bulan baru.
Tanggal 14 Juli 2026 berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum. Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia.
Berikut prediksi banjir rob di wilayah Kalimantan, dikutip detikNews:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
15-19 Juli 2026
Pesisir Kalimantan Utara:
Perairan Tarakan
13- 18 Juli 2026
Pesisir Kalimantan Barat:
Sebagian kecil bantaran sungai kapuas
14-20 Juli 2026
Pesisir Kalimantan Tengah:
- Pesisir Kumai
- Pesisir Pantai Lunci
- Pesisir Kuala Jelai
- Pesisir Kuala Pembuang
- Pesisir Sampit
- Pesisir Kapuas Pesisir
Dampak Banjir Pesisir
Potensi banjir pesisir secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti:
- Aktivitas bongkar muat di pelabuhan
- Aktivitas di pemukiman pesisir
- Aktivitas tambak garam dan perikanan darat
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi pasang maksimum air laut serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG.
(aau/aau)
