8 Wilayah Kalimantan Berpotensi Terdampak Banjir Rob di Bulan Juli

8 Wilayah Kalimantan Berpotensi Terdampak Banjir Rob di Bulan Juli

Kanya Anindita Mutiarasari - detikKalimantan
Rabu, 08 Jul 2026 18:50 WIB
Banjir pesisir atau rob mulai menggenangi sejumlah permukiman warga di Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Sebelumnya memang sudah ada peringatan dini soal potensi banjir rob di wilayah tersebut pada 4-9 Desember 2025.
Ilustrasi banjir rob di Tarakan. Foto: Istimewa
Balikpapan -

Sejumlah wilayah di Indonesia termasuk Kalimantan diimbau waspada terhadap potensi banjir rob pada tanggal 8-22 Juli 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam akun Instagram @infobmkg, mengeluarkan peringatan banjir pesisir akibat fenomena Bulan Perigee dan Bulan baru.

Tanggal 14 Juli 2026 berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum. Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia.

Berikut prediksi banjir rob di wilayah Kalimantan, dikutip detikNews:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

15-19 Juli 2026

Pesisir Kalimantan Utara:
Perairan Tarakan

13- 18 Juli 2026

Pesisir Kalimantan Barat:
Sebagian kecil bantaran sungai kapuas

14-20 Juli 2026

Pesisir Kalimantan Tengah:

  • Pesisir Kumai
  • Pesisir Pantai Lunci
  • Pesisir Kuala Jelai
  • Pesisir Kuala Pembuang
  • Pesisir Sampit
  • Pesisir Kapuas Pesisir

Dampak Banjir Pesisir

Potensi banjir pesisir secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti:

  • Aktivitas bongkar muat di pelabuhan
  • Aktivitas di pemukiman pesisir
  • Aktivitas tambak garam dan perikanan darat

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi pasang maksimum air laut serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG.




(aau/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads