Desa Loa Duri Ilir, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim), turut memeriahkan peringatan Hari Desa 2026. Desa ini meraih Juara 3 Lomba Inovasi Ketahanan Pangan dalam acara yang digelar di Lapangan Butuh, Mojosongo, Boyolali, Jateng, hari ini.
Kepala Desa Loa Duri Ilir, Fahri Arsyad, hadir mewakili desanya untuk menerima penghargaan. Dia tampak mengenakan pakaian adat Kutai Kartanegara.
"Kami hadir sebagai pemenang lomba Inovasi Ketahanan Pangan. Kebetulan, kami berhasil meraih juara tiga tingkat nasional," katanya kepada detikJateng, Kamis (15/1/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Fahri memaparkan bahwa Desa Loa Duri Ilir memiliki produk unggulan berupa telur omega yang dikelola melalui BUMDes. Hasil produksi tersebut kini telah menembus pasar modern dan membantu program kesehatan masyarakat.
"Kami memproduksi pakan untuk omega probiotik sendiri, kemudian diaplikasikan ke ayam petelur sehingga menghasilkan telur omega. Produknya sudah dijual di stan Kaltim. Dari BUMDes, kami pasok ke swalayan-swalayan di Samarinda dan sekitarnya, serta digunakan untuk melayani kebutuhan Posyandu," jelasnya.
Terkait busana, Fahri mengatakan baju adat tersebut sengaja disewa langsung dari Kalimantan Timur untuk menunjukkan identitas asalnya. Dia hadir bersama rombongan berjumlah delapan orang.
"Saya memakai pakaian adat Kutai Kartanegara karena inilah daerah yang kami wakili. Kami dari Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara,"
Baca artikel selengkapnya di sini.
(bai/bai)
