Jasad pria ditemukan dalam sebuah freezer kios ayam goreng di Perumahan Mega Regency, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kondisinya sudah tidak utuh, tanpa tangan dan kaki. Pria tersebut diketahui berinisial AH alias Bedul (39) dan merupakan korban mutilasi dari rekan kerjanya.
Dilansir detikNews, jasad AH pertama kali ditemukan oleh pemilik toko yang baru kembali ke Bekasi setelah mudik ke Cilacap. Pemilik toko tiba di lokasi pada Sabtu (28/3) pagi dan mencium bau menyengat dari arah freezer.
Setelah membuka freezer yang terkunci, ternyata ada jasad karyawannya dalam kondisi tidak utuh di antara tumpukan daging. Korban merupakan petugas keamanan di toko tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penemuan ini segera dilaporkan dan kini ditangani Tim Jatanras Polda Metro Jaya. Tidak butuh waktu lama untuk melacak terduga pelaku yang membunuh korban. Pada Minggu (29/3), polisi berhasil menangkap dua terduga pelaku yang juga bekerja di toko ayam tersebut.
"Iya benar, alhamdulillah dua orang terduga pelaku sudah berhasil diamankan oleh Tim Jatanras Polda Metro," jelas Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rohim.
Kedua pelaku berinisial S (27) dan DS alias ANS (24). Mereka bekerja di bagian pelayanan serta mengolah ayam hingga siap dijual. Polisi masih mendalami motif keduanya tega membunuh dan memutilasi korban. Bagian tubuh korban yang hilang, yakni tangan dan kaki, juga masih dicari.
"Saat ini masih dilakukan pemeriksaan intensif dan pengembangan lebih lanjut di lapangan. Sabar ya, nanti akan kita sampaikan rilis lengkapnya," lanjut Rohim.
Kejadian ini menggegerkan warga sekitar. Salah seorang tetangga bernama Ali mengaku mengenal Pak Bedul. Menurutnya, korban merupakan sosok yang ramah dan suka bergaul.
"Orangnya baik, sering mengobrol sama warga dan pedagang lain di sini," ujar Ali, dikutip dari Antara, Senin (30/3/2026).
Ali sendiri baru mengetahui kejadian ini setelah ada petugas kepolisian yang datang ke lokasi. Ali mengatakan jasad korban sudah dievakuasi segera setelah polisi datang.
"Saya baru tahu saat sudah ramai sekitar jam 1 siang kemarin. Polisi membawa jenazah korban dengan kantung mayat," lanjutnya.
Baca selengkapnya di detikNews.
(des/des)