Usai penemuan jasad bocah SD tanpa busana di rumah kosong, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), polisi mengejar pelaku pembunuhan. Ternyata pelakunya adalah remaja berinisial IK (19) yang merupakan tetangganya sendiri.
Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana mengatakan pelaku ditangkap tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) pada Rabu sore ini. Pelaku sempat membuat gaduh di dekat lokasi untuk mengalihkan perhatian polisi.
"Saat lagi olah TKP ternyata ada yang ribut-ribut di sana, yang ribut-ribut ini ternyata pelaku," kata Arya kepada wartawan di Mapolrestabes Makassar, dilansir detikSulsel, Rabu (27/5/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arya mengatakan pelaku sengaja memicu kegaduhan dengan harapan konsentrasi polisi yang berada di lokasi menjadi terpecah. Selain itu, pelaku juga berharap agar aparat hanya menangkapnya atas kasus pengancaman menggunakan senjata tajam, bukan kasus pembunuhan.
"Dia buat keributan mengejar warga, anak-anak di sana pakai parang, ternyata dia pelakunya. Mungkin mengalihkan perhatian polisi, dia diamankan karena bawa parang, berusaha mengecoh," ucapnya.
Arya menyebut pelaku sehari-hari bekerja sebagai buruh angkut di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Paotere. Selama tinggal di kawasan tersebut, pelaku diketahui menumpang di kediaman kerabatnya.
Simak selengkapnya di sini.
(bai/bai)