Siswi SD Tewas di Rumah Kosong Makassar Ternyata Dibunuh Tetangga Sendiri

Siswi SD Tewas di Rumah Kosong Makassar Ternyata Dibunuh Tetangga Sendiri

Sahrul Alim - detikSulsel
Rabu, 27 Mei 2026 17:51 WIB
Lokasi siswi SD di Makassar ditemukan tewas tanpa busana dipasangi garis polisi. Sahrul Alim/detiksulsel
Foto: Lokasi siswi SD di Makassar ditemukan tewas tanpa busana dipasangi garis polisi. Sahrul Alim/detiksulsel
Makassar -

Polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan tragis seorang siswi Sekolah Dasar (SD) berinisial NU (12) yang mayatnya ditemukan tanpa busana di sebuah rumah kosong di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Korban ternyata diperkosa lalu dibunuh oleh seorang remaja berinisial IK (19) yang merupakan tetangganya sendiri.

Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana memaparkan bahwa pelaku ditangkap tidak jauh dari rumah kosong yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) pada Rabu (27/5/2026) sore. Polisi yang saat itu sedang melakukan penyelidikan di sekitar lokasi kejadian sempat dikagetkan oleh sebuah kegaduhan.

"Saat lagi olah TKP ternyata ada yang ribut-ribut di sana. Yang ribut -ribut ini ternyata pelaku," kata Arya kepada wartawan di Mapolrestabes Makassar, Rabu (27/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Arya menyebut pelaku sengaja memicu kegaduhan tersebut dengan harapan konsentrasi polisi yang berada di lokasi menjadi terpecah. Selain itu, pelaku juga berharap agar aparat hanya menangkapnya atas kasus pengancaman menggunakan senjata tajam, bukan kasus pembunuhan.

"Berupaya untuk mengalihkan perhatian supaya polisi cepat pergi dari situ atau mengurusi kegiatan yang lain," katanya.

ADVERTISEMENT

"Dia buat keributan mengejar warga, anak-anak di sana pakai parang , ternyata dia pelakunya. Mungkin mengalihkan perhatian polisi, dia diamankan karena bawa parang, berusaha mengecoh," sambung Arya.

Berdasarkan latar belakangnya, Arya menyebut pelaku sehari-hari bekerja sebagai buruh angkut di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Paotere. Selama tinggal di kawasan tersebut, remaja itu diketahui menumpang di kediaman kerabatnya.

"Pelaku sehari-hari merupakan buruh angkut di pelelangan ikan. Pelaku ditangkap di sekitar TKP, di rumah tantenya, dia tinggal sama tantenya," jelasnya.

Adapun terkait motif tindakan keji tersebut, Arya melanjutkan bahwa pelaku diduga sudah mengincar korban sejak lama. Ditambah lagi, pelaku juga diketahui kerap mengonsumsi narkoba dan gemar menonton konten pornografi.

"Berdasarkan keterangan dari pelaku, pelaku ini memang sudah memperhatikan korban sejak lama. Setelah itu juga, dari diri sendiri adalah pengguna narkotika. Di sisi lain dia juga sering nonton film porno di handphonenya dengan sewa," pungkasnya.

Sebagai informasi, ayah korban, Syarifuddin (54) awalnya menyadari putri bungsunya itu tidak berada di rumah saat dia pulang mencari nafkah pada Selasa (26/5) malam. Dia bersama istrinya dan dua orang kakak korban akhirnya memutuskan untuk melakukan pencarian sebab korban tak kunjung muncul hingga pukul 22.00 Wita.

"Saya sadar tidak ada main di luar. Saya pulang dari ngojek, saya suruh mamanya sama kakaknya untuk cari, karena sudah jam 10.00 belum pulang. Mamanya juga baru pulang kerja, mamanya bilang tidak ada di depan main," kata Syarifuddin kepada detiksulsel.

Menurut Syarifuddin, dia bersama warga yang membantu proses pencarian, sebenarnya sempat melewati rumah kosong tersebut. Namun, dia tidak masuk ke dalam rumah itu karena tidak menduga ada korban di dalamnya.

"Makanya saya suruh cari sama teman-temannya. Dilewati terus itu tempat (rumah terbengkalai) tidak disadari. Sejak tadi malam dicari sampai subuh, warga lain juga ikut mencari semua," katanya.

Pencarian yang tidak membuahkan hasil membuat warga pulang. Sementara jasad korban baru ditemukan oleh seorang pemuda pada waktu subuh.

"Nanti subuh saat mengaji masjid salat subuh baru ada kabar ditemukan mayat di rumah terbengkalai. Ada anak muda muda katanya namanya Kevin, dia kencing terus dia lihat mayat. Kevin sampaikan ke warga lain, terus sampai ke saya, tetangga ji juga kasih tahu," katanya.




(hmw/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads