Korban Begal Payudara di Martapura Alami Trauma-Takut Berangkat Sekolah

Kalimantan Selatan

Korban Begal Payudara di Martapura Alami Trauma-Takut Berangkat Sekolah

Khairun Nisa - detikKalimantan
Rabu, 03 Jun 2026 20:31 WIB
Little girl suffering bullying raises her palm asking to stop the violence
Ilustrasi. Foto: iStock
Banjarmasin -

Aksi begal payudara yang marak di Martapura Kota, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, menyisakan trauma bagi korban. FZ, kakak korban, menceritakan bahwa pascakejadian begal payudara, korban kini trauma hingga tidak berani untuk berangkat ke sekolah.

"Sampai sekarang kondisi (korban) masih trauma, dia mengurung diri juga di kamar," kata FZ, Rabu (3/6/2026).

Seperti diketahui, aksi tak senonoh itu menimpa adiknya beberapa Minggu (31/5/2026) dini hari. Saat itu adik FZ hendak pergi bekerja jaga warung nasi, saat di Jalan Pertigaan depan angkringan Cindai Alus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

FZ mengungkapkan bahwa saat itu adiknya mengenakan pakaian yang tertutup yakni gamis, blazer dan hijab. Kasus begal payudara yang dialami adik FZ bahkan disebut bukan kali pertama.

Kejadian kesekian kalinya membuat korban trauma hingga tak berangkat ke sekolah selama beberapa waktu terakhir. Bahkan korban juga masih ketakutan untuk keluar rumah.

"Adik saya sampai saat ini tidak berani ke sekolah pesantren, bahkan keluar rumah pun dia ketakutan," kata FZ.

FZ mengaku telah berupaya lapor ke polisi, namun menghadapi sejumlah kendala bukti. Menurut FZ, adiknya bukan hanya satu-satunya korban, sebab salah satu teman yang mengalami hal serupa di lokasi dan jam yang sama.

"Sebelumnya teman adik saya juga jadi korban, di lokasi yang sama dan jam yang hampir sama. Memang pelaku terus beraksi di sekitaran sana," tutur FZ.

Kini, keluarga fokus berupaya menyembuhkan trauma yang ada pada korban. Pihak keluarga juga sudah berkoordinasi dengan UPTD PPA Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar.

"Semoga trauma adik saya bisa segera pulih," tutup FZ.

Di lain sisi, Wakil Ketua DPRD Banjar, Akhmad Rizanie Anshari ikut menyoroti kasus ini. Akhmad mengaku tengah mendorong kepolisian setempat untuk menyikapi serius kasus begal payudara di Banjar.

"Kami pimpinan DPRD Banjar meminta Polres Banjar mengungkap kasus ini dan menangkap pelakunya, demi menjaga rasa aman masyarakat, khususnya kaum perempuan," pesannya.




(aau/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads