Aksi berani seorang pria di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berujung luka serius. GJI alias Acs (33) harus dilarikan ke rumah sakit setelah tangan kirinya mengalami luka robek akibat sabetan parang, saat berusaha melindungi rekannya dari serangan brutal.
Peristiwa berdarah itu terjadi di Jalan Rahadi Usman I, belakang eks Golden Teater, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Insiden bermula ketika seorang pria berinisial RN (33) berada di lokasi kejadian. Tak lama kemudian, korban datang menggunakan sepeda listrik dan menghampirinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Situasi awal terlihat biasa hingga seorang pria berinisial BG tiba di tempat tersebut. Namun suasana mendadak berubah tegang. Sesaat setelah melihat BG, RN diduga langsung berdiri dan mengeluarkan sebilah parang yang telah dibawanya.
"Pelaku langsung mengayunkan parang ke arah BG sebanyak satu kali," ungkap Alpin, warga yang mengetahui kejadian tersebut, Sabtu (13/6/2026)
Melihat rekannya berada dalam bahaya, Acs tanpa pikir panjang berusaha membantu. Ia mengambil sebatang kayu yang berada di sekitar lokasi untuk menangkis serangan. Namun nahas, upayanya justru membuat tangan kirinya terkena tebasan parang.
Luka robek cukup dalam membuat darah mengucur deras dari tangan korban. Sementara BG yang menjadi sasaran utama serangan langsung melarikan diri ke arah Jalan Rahadi Usman untuk menyelamatkan diri.
Tak berhenti sampai di situ, pelaku bahkan sempat melakukan pengejaran sambil membawa parang. Setelah itu, RN diduga membuang senjata tajam yang digunakan di pinggir jalan sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian.
Warga yang menyaksikan peristiwa tersebut segera memberikan pertolongan kepada korban dan melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan parang yang diduga digunakan dalam aksi penganiayaan tersebut sebagai barang bukti.Korban kemudian mendapatkan perawatan medis di RSUD dr Murjani Sampit. Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD dr Murjani Sampit, dr Candra Eriyanto, menyampaikan bahwa kondisi korban saat ini stabil.
"Kondisi korban stabil dan masih menunggu proses rujukan ke RS Doris Sylvanus Palangka Raya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dari dokter spesialis ortopedi," katanya.
Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan Polsek Ketapang. Sementara pelaku yang diduga melakukan penganiayaan masih dalam penyelidikan dan pencarian pihak kepolisian.
(sun/aau)
