Aipda Yudhi yang Gugur di Katingan Naik Pangkat Jadi Aiptu Anumerta

Kalimantan Tengah

Aipda Yudhi yang Gugur di Katingan Naik Pangkat Jadi Aiptu Anumerta

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Jumat, 03 Jul 2026 14:31 WIB
Aipda Yudhi Perdana Putra ditemukan meninggal dunia usai bentrokan maut di Katingan, Kalteng. (Dok humas polres katingan)
Foto: Aipda Yudhi Perdana Putra ditemukan meninggal dunia usai bentrokan maut di Katingan, Kalteng. (Dok Humas Polres katingan)
Katingan -

Penghormatan terakhir akan diberikan kepada personel Satresnarkoba Polres Katingan, Aipda Yudhi Perdana Putra, yang gugur saat menjalankan tugas dalam operasi penindakan jaringan bandar sabu. Almarhum resmi dinaikkan pangkatnya menjadi Aiptu Anumerta dan akan dimakamkan secara kedinasan kepolisian.

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono mengatakan, saat ini jenazah masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya untuk menjalani proses autopsi sebagai bagian dari kelengkapan penyidikan atas insiden yang menewaskan anggotanya tersebut.

Dodik juga menyampaikan bahwa sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdian almarhum, Aipda Yudhi Perdana Putra telah mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa menjadi Aiptu Anumerta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Aipda Yudhi Perdana Putra telah mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa menjadi Aiptu Anumerta. Saat ini jenazah masih menjalani proses autopsi di RS Bhayangkara untuk melengkapi proses penyidikan," ujar Dodik, Jumat (3/7/2026).

Jenazah selanjutnya akan dibawa ke rumah duka di Jalan Semangka Nomor 22 A, Kelurahan Kasongan. Prosesi penyemayaman dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 4 Juli 2026, pukul 10.00 WIB.

"Setelah itu, almarhum akan dimakamkan secara kedinasan kepolisian di TPU Kasongan Baru, Jalan Pilau, Kasongan, pada hari yang sama pukul 11.00 WIB," ujar Dodik.

Sebelumnya, peristiwa berdarah itu terjadi saat Tim Satresnarkoba Polres Katingan melaksanakan operasi penindakan terhadap jaringan bandar sabu pada Kamis (2/7) dini hari. Dalam operasi tersebut, Aipda Yudhi gugur dan kemudian ditemukan di sebuah lanting milik warga.

Hingga kini, dua anggota polisi lainnya yang tergabung dalam Tim 1, yakni Aiptu Sumariyanto dan Bripda Nopandri Ramadhana, masih belum ditemukan. Polres Katingan bersama personel gabungan Polda Kalimantan Tengah terus melakukan pencarian terhadap kedua personel tersebut sekaligus mendalami penyelidikan untuk mengungkap secara menyeluruh kronologi insiden yang terjadi.




(des/des)

Koleksi Pilihan

Kumpulan artikel pilihan oleh redaksi detikkalimantan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads